Bintang Vine Minta Biaya Tambahan Rp281 Miliar ke Twitter

Dini Listiyani, Jurnalis · Selasa 01 November 2016 12:56 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 01 207 1529811 bintang-vine-minta-biaya-tambahan-rp281-miliar-ke-twitter-986JLiRJoi.jpg Vine (Foto: Android Headlines)

CALIFORNIA - Beberapa hari belakangan ini, Twitter mengumumkan bakal mematikan Vine, layanan video yang mereka beli pada 2012. Menyusul informasi tersebut, ternyata para kreator Vine dikabarkan sempat meminta Twitter bayar biaya tambahan Rp281 miliar.ย 

Menurut laporan dari Mic yang dilaporkan Android Headlines, Senin (1/11/2016), terungkap 18 dari top 50 kreator Vine mengadakan pertemuan di Los Angeles pada akhir 2015 dengan tujuan mencoba menyelamatkan aplikasi turun drastis. Pertemuan itu dipimpin oleh Marcus Johns dan Piques, dua bintang Vine muda.

Kreator konten duduk dengan Creative Development Director Vine Karyn Spencer dan meminta beberapa perubahan signifikan terjadi. Akar masalahnya sederhana, pengguna meninggalkan Vine sehingga kreator mulai beralih ke platform lain yang akibatnya pengguna meninggalkan layanan.

Untuk mengatasi ini, solusi yang diusulkan mereka adalah Twitter membayar mereka masing-masing sebesar USD1,2 juta (sekira Rp15 miliar) atau membayar total USD21,6 juta (sekira Rp281`miliar) untuk menghasilkan konten tambahan sebagai upaya untuk menarik pengguna kembali ke Vine. Lebih spesifik, kreator berjanji untuk publish tiga Vine selama setahun sebagai imbalannya.

Selain itu, kesepakatan itu juga diperlukan Vine untuk menangani beberapa masalah mendesak mengenai layanan. Bintang Vine mengeluh tentang masalah meningkatnya penyalahgunaan online yang terjadi pada layanan, terbatasnya alat editing, dan ketidakmampuan untuk menambahkan link ke teks video. Sementara Vine akhirnya membuat beberapa perubahan mengenai protes ini, kesepakatan itu sudah mati untuk waktu yang lama.

Sejak musim gugur tahun lalu, bintang Vine sudah tahu bahwa layanan telah hancur. Mereka percaya bahwa hanya masalah waktu sebelum ย dan ternyata, hal itulah yang terjadi setahun setelahnya.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini