Polytron Tak Buru-Buru Kejar Samsung di Ranah IoT

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 01 November 2016 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 01 207 1530173 polytron-tak-buru-buru-kejar-samsung-di-ranah-iot-dB5mx8gMWR.jpg (Foto: Moch Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Polytron hari ini mengungkap smartphone terbaru yang dijuluki Prime 7S. Selain mengumumkan smartphone, perusahaan juga mengatakan bahwa pihaknya tidak tergesa-gesa di ranah internet of things atau IoT, yang sudah dijalankan Samsung.

Adapun saat disinggung rencana pengembangan IoT, Polytron mengaku saat ini pihaknya masih ingin berfokus di bisnis ponsel.

"Saat ini hanya fokus di smartphone. Tapi tidak kemungkinan akan merambah ke perangkat lainnya juga nanti," tutur Usun Pringgodigdo, General Manager Mobile Phone Division Polytron.

Usun mengatakan alasan waktu dan juga standarisasi yang kini masih menjadi kendala pihaknya mencoba peruntungan di ranah IoT. Menurutnya saat ini standarisasi perangkat IoT masih terus bergerak sehingga belum menemukan standar perangkat.

"Masalah di timing saja. IoT dari sisi standarisasi masih bergerak terus. Kita belum tahu akan seperti apa. Jika SDM bisa dicari bisa dilatih, tapi standarnya dulu yang perlu diketahui," tutup Usun.

Fira OS

Bersamaan dengan peluncuran smartphone Prime 7S di Jakarta, Polytron turut pula mengungkap Fira OS yang tersemat dalam pengoperasian smartphone.

Fira OS merupakan antarmuka yang dimiliki oleh Polytron dan diklaim dikembangkan 100 persen oleh pengembang lokal di Jakarta. Melalui Fira OS, Polytron berencana menggaet pengguna ponsel Tanah Air melalui fitur yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dalam antarmuka tersebut Polytron turut menambahkan beragam fitur penunjang seperti layanan voucher pulsa, token listrik, dan juga pengecekan pulsa berikut nomor ponsel. Selain itu di dalam Fira OS terdapat pula aplikasi FiraTV untuk menonton siaran TV.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini