'Dibunuh' Twitter, Vine Umumkan Layanan Video Streaming Baru

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Kamis 03 November 2016 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 03 207 1532028 dibunuh-twitter-vine-umumkan-layanan-video-streaming-baru-3xl0Q5RbcG.png (Foto: 9to5mac)

CALIFORNIA – Pekan lalu, Twitter mengumumkan bahwa mereka menutup layanan streaming pendek Vine yang menuai kritikan dari pengguna. Namun, Vine yang sedang bersusah payah untuk memonetisasi layanannya, tak ingin menyerah.

Vine baru saja mengumumkan inisiatif untuk membuat layanan video streaming baru yang disebut Hype. Aplikasi tersebut hanya bisa diakses oleh pengguna iOS.

Pendiri Vine, Colin Kroll dan Rus Yusupov percaya bahwa Hype memiliki lebih banyak fitur dibanding Periscope. Sebenarnya, Hype adalah versi lebih sederhana ketimbang Periscope dengan tambahan pengalaman yang lebih kaca.

Hype menawarkan kemampuan yang menggabungkan media lain ke dalam live stream Anda. Misalnya, Anda bisa berbagi foto, video, dan GIF dari camera roll langsung ke live streaming. Selain itu, Anda juga dapat memutar musik dari iTunes perpustakaan Anda dan menambahkan teks, emoji, dan latar belakang bertema untuk live streaming.

Dibangun pada fitur berbagi konten, ada juga dukungan untuk keterlibatan lebih antara host dan penonton. Penonton dapat mengomentari langsung di live streaming, sementara mereka juga dapat berpartisipasi dalam jajak pendapat dan memberikan umpan balik ketika ditanya oleh tuan rumah.

Jika di Periscope ada β€˜hati’, Hype mendukung kemampuan untuk mengirim β€˜sparkle’ untuk siaran. Host juga dapat memiliki komentar favorit mereka di live streaming itu sendiri.

Aplikasi tersebut bisa diunduh secara gratis di App Store. Sementara itu, pengguna Android masih harus menunggu untuk medapatkan layanan tersebut.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini