14 November, Fenomena Supermoon Terbesar dalam 70 Tahun Terakhir

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Kamis 10 November 2016 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 10 56 1538179 14-november-fenomena-supermoon-terbesar-dalam-70-tahun-terakhir-Da5VgFq8aQ.jpg (Foto: Nbcnews)

SOLO – Bulan purnama yang terjadi pada Oktober, November, dan Desember tahun ini berada di jarak terdekat dengan Bumi. Fenomena ini disebut dengan supermoon.

Jangan dulu kecewa jika Anda melewatkan supermoon bulan lalu. Di November 2016, supermoon justru akan terlihat lebih terang dan besar dalam kurun waktu 70 tahun terakhir.

Pastikan Anda tak melewatkan fenomena supermoon ini, karena bulan tak akan berada di jarak sedekat itu hingga 25 November 2034.

Astronom di Slooh Community Observatory, Bob Breman, mengatakan bulan purnama itu tak hanya menjadi supermoon yang terdekat dan tercerah selama 2016, tapi juga terbesar sejak 1948.

Anda tak perlu menggunakan teleskop karena supermoon bisa disaksikan dengan mata telanjang. Dikutip dari Conde Nast Traveler, Selasa (1/11/2016), untuk mendapatkan pemandangan terbaik, coba hindari polusi cahaya karena kecerahan Bulan dapat terhalang oleh lampu kota atau awan.

Seperti diberitakan Solopos.com sebelumnya, supermoon atau bulan purnama super merupakan istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekatnya dengan Bumi. Para ahli astronom sebelumnya belum mengetahui istilah supermoon.

Para astronom mulai akrab dengan nama supermoon pada tahun 2011, kala itu beberapa media massa menggunakan istilah supermoon untuk menggambarkan bulan purnama yang terjadi pada tanggal 19 Maret 2011. Pada tanggal itulah bulan berjarak paling dekat dengan Bumi dan merupakan bulan purnama terbesar di tahun 2011.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini