Cara Menemukan Fosil Kehidupan di Mars

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 18 November 2016 11:43 WIB
https: img.okezone.com content 2016 11 18 56 1544860 cara-menemukan-fosil-kehidupan-di-mars-8BY6Yh2834.jpg Ilustrasi (Foto: BBC)

JAKARTA - Salah satu pertanyaan paling menantang dalam ilmu pengetahuan adalah apakah ada atau pernah ada kehidupan di Mars, paling tidak dalam bentuk mikroba. Meskipun telah banyak hal dilakukan, termasuk misi orbit dan pesawat yang menganalisis batu dan tanah merah, sampai sejauh ini manusia tidak dapat menemukannya.

Sekarang peneliti memiliki teknik baru yang dapat mengetahui jejak kehidupan mikroba masa lalu di meteorit dari Mars di Bumi. Peneliti bisa mempelajari jejak kehidupan kuno di batu basal Bumi untuk pertama kalinya. Batu-batu ini sangat mirip dengan yang ditemukan di Mars.

Sejumlah bentuk kehidupan permulaan di planet terpaksa membuat permukaannya sendiri agar bisa hidup. Dengan mengamati permukaan, sejumlah contoh batu basal dari ratusan meter di bawah dasar Laut Pasifik, peneliti dapat menemukan komposisi organik di sekitar "terowongan" mikroskopik.

Peneliti memandang "terowongan" mikroskopik pada batu berumur 220 juta tahun. Hal yang sama ditemukan pada batu berusia 3,3 miliar tahun yang menunjukkan bukti kehidupan pertama di Bumi.

Penelitian mengisyaratkan permukaan buatan mikroba ini kemungkinan tempat yang baik untuk mulai menjadi kehidupan di tempat lain. Meskipun peneliti tidak begitu yakin sudah berapa lama biomolekul ini bertahan hidup.

Semakin jelas bahwa dengan melihat fosil, misalnya, molekul seperti melanin dapat bertahan selama ratusan juta tahun dan memberikan informasi tentang warna dinosaurus.

Karena itulah kemungkinan molekul yang lebih sederhana dan kuat daripada melanin seperti hopanes atau sterains, dapat bertahan di meteorit Mars, pecahan kecil batu yang melontar dari permukaan Mars ketika meteorit besar menumbuk Mars di masa lalu. Kemudian batu itu melakukan perjalanan jauh dan acak, jatuh di permukaan Bumi.

Peneliti baru mulai mengamati pecahan seperti ini. Mereka tidak memerlukan terlalu banyak, hanya beberapa potong berukuran beberapa mm sebagai permulaan. Hanya inilah bagian dari Mars yang dapat peneliti lihat sekarang dan penyelidikan seksama permukaan hal ini kemungkinan akan mengungkap banyak hal.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini