Kurangi Karbondioksida, China Luncurkan Satelit

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 22 Desember 2016 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2016 12 22 56 1573629 kurangi-karbondioksida-china-luncurkan-satelit-QOXYXuRnft.jpg (Foto: Xinhua)

BEIJING - China pada Kamis pagi meluncurkan satelit untuk memantau emisi gas rumah kaca. Dilaporkan Xinhua Kamis (22/12/2016), ini merupakan langkah terbaru dalam upaya mengurangi jejak karbon.

China bermitra dengan Amerika Serikat dalam meratifikasi perjanjian Paris untuk mencegah emisi pemanasan iklim.

Hal ini terjadi di sebagian besar wilayah China utara yang telah diselimuti polusi udara seminggu terakhir. Kejadian ini berdampak pada terganggunya penerbangan, penutupan pabrik dan sekolah, dan memaksa pemerintah untuk mengeluarkan peringatan darurat.

China meluncurkan satelit melalui roket Long March-2D dari Jiuquan Satellite Launch Centre di barat laut Gurun Gobi.

Dijelaskan Chief Designer of TanSat Chinese Academy of Sciences micro-satellite research institute, Yin Zengshan bahwa TanSat satelit dengan bobot 620 kg (1.370 lbs) dikirim ke orbit sinkron matahari 700 km (435 mil) di atas Bumi. Satelit ini akan memantau konsentrasi, distribusi dan aliran karbon dioksida di atmosfer.

TanSat akan mengambil karbondioksida global setiap 16 hari, akurat untuk setidaknya 4 bagian per juta.

China adalah negara ketiga setelah Jepang dan Amerika Serikat untuk memantau gas rumah kaca dengan satelit sendiri, kata lembaga itu.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini