Eropa Bakal Siapkan Satelit Prediksi Cuaca

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 23 Januari 2017 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 23 56 1598843 eropa-bakal-siapkan-satelit-prediksi-cuaca-Ntx9eqHkmq.jpg (Foto: NASA)

PARIS - Beberapa tahun yang akan datang, cuaca bisa diprediksi lebih akurat. Hal ini berkat hadirnya satelit ESA.

Dilansir Engadget, Senin (23/1/2017), Badan Antariksa Eropa (ESA) berencana meluncurkan satelit cuaca solar-monitoring pada 2023. Pesawat luar angkasa ini akan mengawasi Coronal Mass Ejection (CME) atau ledakan massa korona.

Pesawat ini diharapkan dapat dikirimkan ke orbit stabil yang disebut Lagrange 5. Lokasi ini akan memberikan sisi tampilan yang unik dari permukaan matahari untuk berhadapan dengan bumi selama empat hingga lima hari.

Dengan mendapatkan CME, para astronom bisa meningkatkan peringatan cuaca jauh lebih awal dari biasanya. Cukup sulit memang untuk memprediksinya, sehingga astronom belum bisa mengungkapkan kapan CME akan meledak.

"Itu sedikit seperti peringatan tornado di AS, Anda tidak bisa tahu persis kapan atau di mana hal itu akan terjadi, tetapi Anda dapat memberikan peringatan bahwa ada peningkatan kondisi yang berbahaya," kata Kepala Tim ESA, Juha-Pekka Lunta.

Data yang dihasilkan oleh ESA akan dikombinasikan dengan data dari satelit di Lagrange 1, yang akan membantu para ilmuwan lebih memahami solar flare, CME, dan fenomena surya lainnya.

Namun, ESA masih belum memutuskan Lagrange 5 sebagai tujuannya. ESA mengincar lokasi yang lebih jauh dari Lagrange 1 yang sudah dimainkan oleh banyak satelit.

Hermann Opgenoorth, seorang ahli fisika space-plasma di Institute of Space Physics di Uppsala Swedia mengatakan, "Misi L5 akan memberikan sesuatu yang tidak dimiliki oleh yang lain.”

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini