Pertumbuhan Belanja TI di Indonesia Diramal Tumbuh Tercepat Se-Asia Pasifik

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Selasa 24 Januari 2017 11:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 24 207 1599351 pertumbuhan-belanja-ti-di-indonesia-diramal-tumbuh-tercepat-se-asia-pasifik-oobwrqs9DC.jpg Foto: Computer Weekly

JAKARTA โ€“ Industri perbankan dan sekuritas Singapura diramal bakal memiliki pertumbuhan belanja teknologi informatika (TI) tertinggi di antara negara-negara berkembang di Asia Pasifik pada 2017. Kabar baiknya, menurut penelitian yang dilaporkan Computer Weekly, Indonesia akan memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi di wilayah tersebut.

Di kawasan Asia Pasifik, Gartner memperkirakan belanja TI oleh perusahaan perbankan dan sekuritas mencapai USD19,1 miliar pada 2017, meningkat 4,7% dari 2016. Perkiraan ini didasarkan pada total belanja TI perusahaan. Gartner mengatakan Singapura akan memiliki tingkat pertumbuhan 6,6% pada 2017, tertinggi dari semua pasar yang matang di kawasan itu termasuk Australia, Selandia Baru, Singapura, dan Korea Selatan. Selandia Baru menempati posisi kedua dengan persentase 6,5%.

Namun dalam hal negara dengan tingkat pertumbuhan tercepat belanja TI di kawasan Asia Pasifik, IDC melihat Indonesia akan berada di peringkat paling atas dengan perkiraan tingkat pertumbuhan 13,4%. โ€œPasar di negara berkembang berinvestasi pada TI dalam tingkat yang lebih tinggi dari pemimpin pertumbuhan ekonomi yang matang seperti Singapura, karena mereka didorong oleh awal yang lebih rendah dalam belanja IT mutlak," kata Ho Sui-Jon, Analis Market Senior IDC Financial Insight Asia-Pasifik.

"Selain itu, sebagian besar lembaga jasa keuangan di pasar yang matang telah menyimpulkan inisiatif transformasi besar perusahaan dan saat ini sedang mengeksplorasi dengan skala lebih kecil, investasi TI strategis. Sebaliknya, lembaga keuangan di pasar negara berkembang baru saja mulai, atau di tengah bagian-bagian teknologi yang signifikan dalam sistem inti mereka, yang terdiri dari proyek-proyek yang relatif luas dengan anggaran yang tentu saja lebih besar," tambah dia.

Untuk wilayah secara keseluruhan, segmen perangkat lunak diharapkan menunjukkan pertumbuhan paling cepat 9,4% pada 2017 karena perusahaan dalam industri perbankan dan sekuritas berinvestasi lebih banyak pada aplikasi, infrastruktur, dan software khusus vertikal. Prioritas lain adalah investasi TI yang membantu perusahaan untuk "menumbuhkan bisnis" sebab industri perbankan dan sekuritas berusaha untuk mengembangkan kemitraan atau model-model baru untuk mengatasi dari fintech mapan baru.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini