Chrome dan Firefox Bakal Cegah Pengguna Kirim Data Sensitif

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Jum'at 27 Januari 2017 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 26 207 1602040 chrome-dan-firefox-bakal-cegah-pengguna-kirim-data-sensitif-nDpu0YBCzP.jpg Ilustrasi hacker. ( Foto: Business Insider)

CALIFORNIA - Google dan Mozilla mengambil langkah baru dalam memerangi peretasan data di internet. Mereka berdua akan memberikan pesan peringatan kepada penggunanya saat mengirimkan data sensitif yang bersifat personal.

Fitur baru tersebut hadir dalam pembaruan Chrome dan Firefox versi 56 dan 51. Dikutip The Verge, Jumat (27/1/2017), pengguna akan diberi tahu jika mengirimkan informasi sensitif melalui koneksi HTTP yang tak aman.

Fitur ini sendiri sebelumnya dikatakan telah hadir dalam peramban versi beta. Di Firefox 51, yang akan dirilis pekan ini, Mozilla turut menambahkan ikon kunci gembok dengan tanda silang merah. Hal ini sebagai penanda bahwa situs HTTP yang diakses meminta pengguna menyimpan password miliknya.

Di Firefox sebelumnya, Mozilla hanya menunjukkan ikon kunci tanpa adanya silang merah. Kunci berwarna hijau, menandakan bahwa akses ke situs tersebut bisa dibilang cukup aman.

Sedangkan di Chrome 56, pembaruan akan datang dalam beberapa pekan ke depan. Peringatan di peramban ini muncul lebih menonjol dan ditampilkan tak hanya bagi situs yang meminta akses masuk akun, namun juga di saat meminta informasi kartu kredit.

"Studi menunjukkan bahwa pengguna tidak melihat ikon 'aman' sebagai peringatan, tetapi juga bahwa pengguna menjadi acuh terhadap peringatan yang mucul terlalu sering," kata Teknisi Keamanan Chrome, Emily Schechter.

Dengan adanya penandaan baru ini, diharapkan pengguna internet dapat memerhatikan tingkat keamanan datanya saat mengunjungi situs tertentu di ranah maya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini