Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Industri Kecil Menengah Rangsang Pertumbuhan E-Commerce

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis · Jum'at 27 Januari 2017 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 01 27 207 1602840 industri-kecil-menengah-rangsang-pertumbuhan-e-commerce-6BEcK85VYv.jpg Menkominfo Rudiantara dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto (Foto: Kustin Ayuwuragil Desmuflihah/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian dan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Jumat (27/1/2017) menandatangani nota kesepahaman untuk mendukung industri kecil menengah (IKM) untuk berkontribusi dalam e-commerce. Kerjasama ini juga melibatkan satu market place, Bukalapak, sebagai pendukung program e-Smart IKM.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap sistem tersebut akan meningkatkan peningkatan kualitas, penghematan atau efisien biaya serta percepatan dan keamanan pengiriman. Sistem ini pada intinya merupakan sistem database IKM yang tersaji dalam profil industri, sentra, dan produk yang nantinya akan diintegrasikan dengan berbagai market place yang sudah ada.

"e-Smart IKM memberikan manfaat perluasan pasar bagi IKM melalui promosi online e-commerce, efektivitas dan efisiensi biaya promosi dan pemasaran serta mendapatkan program-program pembinaan dan Pemerintah. E-smart IKM mengusung 9 komoditas unggulan yang akan dikembangkan pemasaran melalui e-commerce yaitu kosmetik fashion makanan minuman kerajinan sampai produk logam. Ke depan semua komoditas akan dimasukkan di program ini," terangnya.

Sementara itu, Menkominfo Rudiantara berharap nota ini segera dapat diberlakukan dan siap membantu infrastruktur digitalisasi industri kecil menengah. Bagi dia, 50 sentra yang akan digarap juga bisa minta fasilitas lain seperti website gratis sendiri jika memang dibutuhkan.

"Apa yang penting dalam memo ini adalah kita mengentaskan ekonomi kecil dan menengah. Lebih dari ini kalau memang diperlukan, kami di Kominfo bisa memberikan domain gratis, hosting gratis selama setahun. Kami sedang pertimbangkan untuk menambahnya supaya bisa diperpanjang hosting-nya. Kemarin kami kerjasama bareng BRI dapat satu juta, kalau nanti dibutuhkan lebih tidak ada masalah kami tambah lagi," papar Rudiantara.

Di sisi lain, Muhammad Fajrin Rasyid selaku CFO Bukalapak menyampaikan bahwa dia merasa terhormat telah ditunjuk sebagai mitra Pemerintah. Dia mengakui bahwa pihaknya memiliki apresiasi lebih kepada penjual yang memang produsen asli dari produk yang dijualnya di Bukalapak.

Di masa depan, kemenperin berniat untuk menambah lagi market place untuk bergabung. Dia juga menyerahkan sistem e-payment atau payment gateaway kepada perusahaan-perusahaan fintech. Harapannya, sistem ini akan merangsang developer dan sentra untuk lebih berinovasi yang aplikasinya bisa ditambahkan ke dalam smartphone yang ingin memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

(ahl)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini