Hary Tanoesoedibjo: Proteksi Media dari Asing

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 10 Februari 2017 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 10 207 1614801 hary-tanoesoedibjo-proteksi-media-dari-asing-HHKpwJofwc.jpg CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Peran media online di era digital saat ini menjadi penting untuk menyebarkan informasi dengan cepat dan efektif untuk masyarakat. CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menekankan bahwa media harus dilindungi dari campur tangan asing.

"Demi kepentingan nasional, media harus diproteksi dari asing," ujar Hary di Konvensi Nasional Media Massa HPN 2017 di Ambon, Maluku. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa negara turut andil mendukung proteksi tersebut.

Apabila head-to-head dengan asing tanpa adanya regulasi, maka banyak industri nasional yang akan terpuruk. Misalnya, di China, perusahaan online tumbuh karena adanya proteksi.

Selain itu, China memiliki kemajuan teknologi yang pesat, membuka lapangan pekerjaan, peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Di China perusahaan online tumbuh karena proteksi. Mendapat kemajuan teknologi, pajak, lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sebagainya," jelasnya.

Menurut Hary, ke depan semua industri akan bergerak ke online. Sehingga, harus diproteksi, diberikan kesempatan untuk maju dan tidak dikuasai asing.

"Perusahaan online cepat tumbuh besar, karena pasarnya 7 miliar penduduk dunia, tidak terpangkas teritori," tuturnya.

Saat memberikan sambutan pada Gala Dinner HPN 2017 di Ambon, Hary juga mengatakan, berita harus konstruktif dan membangun bangsa. "Peran pers sangat penting dalam membentuk pola pikir masyarakat. Mari kita jaga persatuan dan kesatuan," pungkasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini