Fintech Dorong Perbankan Tradisional Bertransformasi

Aditya Gema Pratomo, Jurnalis · Jum'at 03 Maret 2017 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2017 03 03 207 1633126 fintech-dorong-perbankan-tradisional-bertransformasi-nQ3Zm1NbfT.jpg (Foto: Aditya Gema/Okezone)

JAKARTA - Maraknya startup berjenis financial technology (fintech) diperkirakan akan berdampak signifikan bagi keberlangsungan Industri perbankan tradisional. Untuk itu, perbankan diharapkan cepat beradaptasi.

Dalam acara peluncuran BNVLabs, direktur utama Bank Bukopin, Glen Genardi, mengakui bahwa eksistensi perbankan tradisional terancam dengan kehadiran fintech. Namun, ia mengatakan bahwa hal itu juga dapat menjadi potensi yang besar.

"Saya melihat persaingan sudah berubah. Sekarang bank tidak bersaing dengan bank lainnya, namun dengan fintech yang cenderung baru dirintis," ucapnya di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Berkaca dari hal tersebut, ia menyarankan agar perbankan untuk turut masuk ke dalam ekosistem startup Dan melakukan sinergi. Ia sendiri bersama Bank Bukopin telah meluncurkan BNVLabs sebagai ruang eksperimen bagian pelaku startup dan korporat.

"Kalau kita tidak bersinergi, perbankan tradisional akan tinggal nama. Intinya, kita harus melihat ke depan," lanjutnya.

Senada dengan Glen, Menkominfo Rudiantara juga mengatakan bahwa perbankan harus segera melakukan transformasi agar tidak tergerus dengan startup berbasis fintech. Menurutnya fintech lebih menawarkan kemudahan di mata konsumen.

"Sekarang ada kurang lebih 150 fintech yang terdaftar. Kalau consumer banking tidak beradaptasi, sudah pasti akan kalah," jelasnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini