CEO Indosat Ooredoo Sebut Lebih Baik Matikan 3G Ketimbang 2G

Aditya Gema Pratomo, Jurnalis · Senin 06 Maret 2017, 16:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 06 54 1635506 ceo-indosat-ooredoo-sebut-lebih-baik-matikan-3g-ketimbang-2g-oXczA3flXJ.jpg (foto: Global Scope)

JAKARTA - Pada 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengharapkan agar jaringan 2G ditutup. Menanggapi rencana tersebut, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Alexander Rusli, memiliki pandangan yang berbeda.

Dalam penjelasannya kepada Okezone, Alex justru mengatakan bahwa jaringan 3G sebaiknya dimatikan daripada 2G. "Kami memiliki posisi bahwa yang harusnya dimatikan terlebih dahulu adalah 3G," ujarnya kepada Okezone, Selasa (6/3/2017).

Ketika ditanya alasannya, ia berpendapat bahwa teknologi 2G masih lebih stabil di layanan suara dan SMS. Hal itulah yang menjadi alasan Alex untuk berpendapat demikian.

"2G teknologi lebih stabil dari 3G. Khususnya untuk voice dan SMS. Voice masih akan ada untuk waktu lama," lanjutnya.

Ia pun menolak anggapan bahwa banyaknya pelanggan Indosat Ooredoo yang masih menggunakan jaringan 2G sebagai alasan. "Cukup banyak. Namun, bukan Itu alasannya. Kalau ada frekuensi lebih akan di alih ke 4G," tambahnya.

Dalam paparannya, alokasi frekuensi 900 Mhz yang biasa dipakai untuk jaringan 3G dapat dialihkan untuk memaksimalkan jaringan 4G untuk pelanggan.

"Jadi bukan semua frekuensi 900 untuk 2G sedikit saja. Sisanya Nanti untuk 4G," tutupnya.

JAKARTA - Pada 2020, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengharapkan agar jaringan 2G ditutup. Menanggapi rencana tersebut, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Alexander Rusli, memiliki pandangan yang berbeda.
 
Dalam penjelasannya kepada Okezone, Alex justru mengatakan bahwa jaringan 3G sebaiknya dimatikan daripada 2G. "Kami memiliki posisi bahwa yang harusnya dimatikan terlebih dahulu adalah 3G," ujarnya kepada Okezone, Selasa (6/3/2017).
 
Ketika ditanya alasannya, ia berpendapat bahwa teknologi 2G masih lebih stabil di layanan suara dan SMS. Hal itulah yang menjadi alasan Alex untuk berpendapat demikian.
 
"2G teknologi lebih stabil dari 3G. Khususnya untuk voice dan SMS. Voice masih akan ada untuk waktu lama," lanjutnya.
 
Ia pun menolak anggapan bahwa banyaknya pelanggan Indosat Ooredoo yang masih menggunakan jaringan 2G sebagai alasan. "Cukup banyak. Namun, bukan Itu alasannya. Kalau ada frekuensi lebih akan di alih ke 4G," tambahnya.
 
Dalam paparannya, alokasi frekuensi 900 Mhz yang biasa dipakai untuk jaringan 3G dapat dialihkan untuk memaksimalkan jaringan 4G untuk pelanggan.
 
"Jadi bukan semua frekuensi 900 untuk 2G sedikit saja. Sisanya Nanti untuk 4G," tutupnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini