Sebelum Menutup 2G, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Hal Ini

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 07 Maret 2017, 13:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 07 54 1636264 sebelum-menutup-2g-pemerintah-perlu-pertimbangkan-hal-ini-RY4U3jrXZE.jpg Ilustrasi. (Foto: Stock Clips)

JAKARTA - Jaringan 2G yang biasa digunakan untuk keperluan telefon dan pengiriman pesan singkat, diharapkan bisa ditutup pada 2020. Pasalnya selain telah banyak menggunakan data, perawatan jaringan 2G pun diakui membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Oleh karena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika pun berharap bisa menutup jaringan tersebut. Namun, hal itu tentunya perlu menimbang soal kebutuhan masyarakat Indonesia di kawasan yang masih belum menerima akses internet dengan baik.

Sebagaimana diungkapkan oleh mantan Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, Nonot Harsono. Menurutnya, hal yang harus dipertimbangkan ialah soal kebutuhan masyarakat apakah masih banyak yang memerlukannya atau tidak.

"Tergantung masyarakatnya masih butuh atau tidak. Kalau masyarakat lebih banyak menggunakan WhatsApp atau voice menggunakan aplikasi, bisa saja ditutup," ungkap Nonot kepada Okezone, Selasa (7/3/2017).

Selain itu, faktor daya beli masyarakat pun turut menjadi perhatian Nonot. Ia mengungkap apakah daya beli masyarakat terhadap smartphone masih bisa terjangkau meski saat ini telah banyak perangkat dengan harga 1 jutaan.

Hal itu bisa juga diakibatkan oleh faktor tren ekonomi global yang saat ini telah banyak pekerja asing ke dalam negeri sehingga memengaruhi pekerjaan masyarakat. Jika tersisihkan dari lahan pekerjaan, mereka pun tak akan sanggup membeli smartphone yang memiliki jaringan 3G atau 4G.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini