Mastel: Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz Cukup dengan Beauty Contest

Aditya Gema Pratomo, Jurnalis · Rabu 08 Maret 2017, 17:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 08 54 1637553 pengamat-jangan-batasi-pemenang-lelang-frekuensi-2-1-dan-2-3-ghz-pXbvSB2gtE.jpg Ilustrasi (foto:Shutterstock)

JAKARTA - Usai melakukan proses konsultasi publik, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan lelang frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz. Namun, proses lelang ini mendapat reaksi negatif dari salah satu pengamat.

Dalam paparannya, Ketua Bidang Kebijakan Strategi MASTEL Teguh Prasetya, mengatakan bahwa proses seleksi pemenangan lebih baik dilakukan dalam bentuk beauty contest ketimbang tender.

"Sebenarnya cukup dengan beauty contest karena kan sudah ada nilai dari tender sebelumnya," ujarnya kepada Okezone, Rabu (8/3/2017).

Tak hanya dari bentuk seleksi, Teguh juga mengkritisi aturan yang membatasi pemenang hanya akan menguasai satu blok pita. Hal itu dinilai dapat menghambat proses optimalisasi 4G. "Harus dilihat apakah sudah optimum masing-masing operator untuk 4G," paparnya.

Sebelumnya, I Ketut Prihadi, Komisioner BRTI, mengatakan bahwa satu blok yang tersedia hanya dapat dikuasai oleh satu pemenang.

Saat ini terdapat dua blok kosong di frekuensi 2,1 GHz yang masing-masingnya sepanjang 5 MHz. Sedangkan di frekuensi 2,3 GHz, ada sepanjang 15 MHz dari total 30 MHz yang kosong.

"Iya, peserta lelang hanya dapat memenangkan satu blok pita," pungkasnya beberapa hari lalu. (ahl)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini