Lelang Frekuensi 2,1 & 2,3 GHz Bukan untuk 'Membunuh' Operator Pesaing

Aditya Gema Pratomo, Jurnalis · Rabu 08 Maret 2017, 19:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 08 54 1637716 lelang-frekuensi-2-1-2-3-ghz-bukan-untuk-membunuh-operator-pesaing-asLCaGp9Xy.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz yang sedang dijalankan seleksinya oleh pemerintah dianggap sebagai upaya untuk mengintegrasikan para pemain telekomunikasi di Indonesia.

Dari keterangan Nonot Harsono, mantan Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), proses lelang frekuensi harus dijadikan dasar untuk menyatukan para operator.

"Ke depan, jaringan seluler akan semakin butuh bandwidth besar. Jadi, semangatnya adalah integrasi jaringan," ujarnya.

Maka dari itu, ia mengharapkan agar proses lelang berlangsung secara adil. Dengan proses yang fair, maka tidak ada minat dari operator untuk membunuh pemain lain yang lebih kecil.

"Malah hanya akan mendorong hukum rimba. Lelang bukan untuk mewadahi nafsu membunuh pesaing," jelasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini