Penciptaan Manusia dari Nutfah Dijelaskan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Senin 13 Maret 2017, 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 03 12 56 1640721 penciptaan-manusia-dari-nutfah-dijelaskan-alquran-dan-sains-dYdEbU9IBK.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - Alquran beberapa kali menyebutkan tentang nutfah terkait penciptaan manusia. Nutfah berarti tetesan air yang sangat kecil atau sejumlah kecil air.

Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dkk menjelaskan, di antara 200-300 juta sel sperma dari seorang laki-laki, hanya sekira 1.000 sel yang berhasil mencapai sel telur.

Di antara yang berhasil mencapai sel telur tersebut, hanya satu saja yang bisa membuahi sel telur, sebagian kecil itu disebut nutfah.

Salah satu ayat Alquran telah menyebutkan terkait penciptaan manusia, di mana nutfah atau air mani itu tersimpan dalam rahim. "Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim)," bunyi Surah Al-Mu’minun Ayat 13.

Istilah air mani diberikan kepada cairan campuran yang dipancarkan dari laki-laki dengan tujuan pembuahan sel telur. Kompisisinya terdiri dari 10 persen cairan yang berasal dari saluran sperma, 60 persen dari vesika seminalis dan 30 persen dari kelenjar prostat.

Dalam ayat yang lain, Allah berfirman mengenai penciptaan manusia dari tanah. "Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina," Surah As-Sajdah Ayat 7-8.

Menurut tafsir Ibnu Katsir, ayat ini menjelaskan bahwa Allah telah menciptakan manusia dari tanah, yakni menciptakan bapak manusia, Adam dari tanah. Selanjutnya, mereka berketurunan dari air mani yang keluar dari tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

Pada ayat ke-8 Surah As-Sajdah, disebutkan kata sulalah. Jika didalami makna kata tersebut dalam bahasa Arab, akan ditemukan bahwa sulalah berarti inti sesuatu atau bagian paling baik darinya.

Sebagaimana telah dijelaskan bahwa dari ratusan juta sel sperma dari laki-laki, hanya ada satu sel sperma saja yang mampu menembus sel telur untuk pembuahan. Hal ini menunjukan setiap sel yang telah berhasil tersebut merupakan yang terbaik di antara ratusan juta lainnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini