Techno of The Week: Katak Neon Pertama Ditemukan di Argentina

Dini Listiyani, Jurnalis · Sabtu 18 Maret 2017, 08:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 17 56 1645507 techno-of-the-week-katak-neon-pertama-ditemukan-di-argentina-6atiqFUT16.jpg (Foto: Daily Mail)

CALIFORNIA - Katak unik ditemukan di Argentina. Keunikan katak ini terletak pada kulitnya yang bisa memancarkan warna hijau di bawah sorotan sinar UV.

Perhatian para peneliti tertuju pada makhluk aneh karena kecelakaan saat mempelajari pigmen kulit katak pohon polkadot di Amazon. Katak itu berwarna hijau kusam atau coklat dengan bintik-bintik merah di cahaya normal namun para peneliti terkejut menemukan bahwa katak berkilau dengan cahaya neon di bawah senter UV mereka.

Pigmen kulit bersinar seperti neon itu menyerap cahaya pada wavelengths pendek dan memancarkan ulang itu pada wavelengths lebih panjang. Mereka jarang terjadi pada hewan yang hidup di darat, tetapi bisa ditemukan di beberapa makhluk bawah air seperti spesies ubur-ubur tertentu dan anglerfish.

Seperti dilaporkan Daily Mail, Sabtu (18/3/2017), katak bersinar ditemukan berpendar menggunakan getah bening dan sekresi kelenjar. Senyawa kimia yang membuat cahaya kehijauan tidak pernah ditemukan pada vertebrata sebelumnya.

"Ini sangat berbeda dari berpendar ditemukan di vertebrata lainnya yang biasanya protein atau rantai polyenic," kata Dr Maria Gabriella Lagoria, photochemist and co-author study di University of Buenos Aires, kepada Chemistry World.

Para peneliti dari Bernardino Rivadavia Natural Sciences Museum di Buenos Aires menemukan bahwa katak berpendar didorong kecerahan hingga 30%. Penemuan ini menunjukkan bahwa spesies amfibi lainnya memiliki cahaya neon.

Secara khusus, para peneliti mengatakan amfibi dengan kulit tembus seperti katak yang mereka temukan. Co-author Dr Julian Faivovich mengatakan berharap penemuan tersebut akan menginspirasi ilmuwan lain untuk menemukan lebih banyak amfibi bersinar.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini