Google Loon Mandek, Proyek Satelit Internet Mulai Tender di 2017

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 29 Maret 2017, 16:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 03 29 54 1653763 google-loon-mandek-proyek-satelit-internet-mulai-tender-di-2017-2HunnjIACk.jpg (Foto: Edgy Labs)

JAKARTA - Kebutuhan akan koneksi internet kini menyentuh berbagai kalangan masyarakat. Namun ketersediaan jaringan ini masih dinilai kurang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan konektivitas internet yang mumpuni.

Dalam sebuah diskusi Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menyampaikan bahwa ada sembilan ribu Puskesmas dan 300 ribu sekolah yang perlu terhubung ke internet. Oleh karenanya, Kominfo berencana menyediakan satelit internet khusus untuk instansi pemerintahan seperti sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintah daerah.

Di sisi lain, raksasa teknologi Google juga tengah membangun proyek yang memiliki tujuan yang sama, yakni Google Loon untuk menyediakan koneksi internet di Indonesia. Namun proyek ini masih terkendala dengan izin dari pemerintah.

Rudiantara juga menilai bahwa kebutuhan koneksi internet masyarakat di Indonesia tak bisa menunggu proyek Google Loon rampung.

"Itu (Google Loon) masih tetap jalan setahu saya, mereka masih proses izin ke security nanti masalah perlintasan ke Kemenhub masalah aviation-nya. Namun demikian kita tidak bisa menunggu itu. Makanya saya katakan 2021 kita akan punya satelit sendiri," terangnya.

Satelit khusus internet ini akan dibangun dengan menggandeng pihak swasta seperti proyek Palapa Ring. Proses tender akan dimulai semester kedua 2017, dan penentuan pemenang diputuskan pada pertengahan 2018.

"Tendernya belum, semester kedua baru dimulai prosesnya, penetapan pemenangnya pertengahan 2018, sehingga kita punya waktu 3,5 tahun untuk meluncurkan, karena kan kita membangun satelit itu 30 bulan," pungkas Rudiantara.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini