Jenis Sistem Biometrik yang Banyak Digunakan

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 04 April 2017 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 04 207 1658328 jenis-sistem-biometrik-yang-banyak-digunakan-R1Dj4ztUKC.jpg (Foto: Ubergizmo)

JAKARTA - Sebagian besar perangkat smartphone kini tersemat oleh sistem keamanan biometrik. Teknologi tersebut digunakan untuk melindungi sebuah perangkat dari orang lain yang berniat jahat.

Meski telah banyak tersedia, namun ada lima sistem biometrik yang kini banyak digunakan oleh produsen perangkat elektronik. Sebagaimana dikutip dari Biometric Security Decive, Selasa (4/4/2017), berikut lima teknologi biometrik tersebut.

Pemindai Retina

Pemindai retina memiliki kemampuan untuk mengenali pola unik yang terdapat pada masing-masing orang. Dengan mengidentifikasi pola tersebut menjadi sebuah akses masuk, pemindai retina bisa digunakan untuk mengamankan perangkat dari akses tak legal.

Pemindai Iris

Sama seperti pemindai retina, iris scanner juga dapat memindai pola unik di dalam mata namun dengan cara yang lebih kompleks. Selain itu, penggunaan pemindai iris juga dikatakan lebih membutuhkan biaya dibandingkan pemindai retina.

Fingerprint Scanner

Anda mungkin sudah tak asing lagi dengan sistem keamanan biometrik ini. Sebagian besar smartphone saat ini menyematkan teknologi biometrik pemindai sidik jari. Selain cukup aman digunakan, teknologi biometrik ini juga dikatakan menjadi yang termurah dibandingkan pemindai lainnya.

Fingerprint scanner bekerja dengan mencetak pola sidik jari secara tiga dimensi kemudian menyimpannya untuk melakukan pengenalan terhadap pola sidik jari yang sama.

Face Biometric

Setiap orang memiliki struktur dan rupa wajah berbeda-beda. Oleh karena itu, sistem keamanan biometrik pun mengandalkan wajah sebagai pengenal jati diri seseorang. Dengan memindai setiap struktur pada wajah seperti alis, jarak antara mata, dan hidung, sistem bisa menjadi alternatif kemanan saat ini.

Voice Recognition

Sama seperti bagian tubuh lainnya, suara pada setiap orang memiliki tone yang berbeda. Jika Anda menggunakan asisten digital Google Assistant, Anda akan menemukan pengaturan trusted voice. Sistem ini digunakan hanya untuk mengenali suara yang pertama kali direkam untuk melakukan autentikasi.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini