Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Amankah Sistem Penyimpanan Secara Cloud?

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Selasa 11 April 2017 14:33 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 04 11 207 1664420 amankah-sistem-penyimpanan-secara-cloud-65xAQ6vQrD.jpg Ilustrasi. (Foto: Life Hacker)

JAKARTA - Salah satu pertanyaan yang kerap kali diungkapkan saat mengetahui teknologi terbaru ialah seberapa amankah sistem tersebut digunakan? Pertanyaan serupa juga laik diberikan pada sistem penyimpanan cloud.

Dua hal terbesar yang menjadi perhatian mengenai sistem cloud ialah soal keandalan dan keamanannya. Mengingat data yang disimpan cukup penting bagi pengguna, penyedia layanan seharusnya telah memerhatikan hal tersebut.

Berdasarkan penuturan How Stuff Works, Selasa (11/4/2017), perusahaan penyedia layanan cloud biasanya menerapkan tiga teknik keamanan enkripsi, autentikasi, dan autorisasi.

Enkripsi memungkinkan data yang tersimpan secara cloud tak dapat diakses oleh pihak lain seperti para peretas. Dengan menggunakan algoritma khusus, akses informasi ke sistem penyimpanan cloud tak akan mudah dibobol.

Sistem keamanan kedua, autentikasi, yakni dengan menggunakan sistem pembuka "kunci" menggunakan username dan password. Sementara autorisasi, berkaitan dengan izin akses masuk ke sistem tertentu berdasarkan wewenangnya.

Misalnya, seorang pekerja biasa kemungkinan akan memiliki akses terbatas untuk mendapatkan sistem penyimpanan cloud, sedangkan kepala pegawai bisa mendapatkan akses yang lebih luas.

Hanya saja meski sistem keamanan saat ini terbilang cukup ketat, peretas bisa saja membobol sistem keamanan tersebut. Berkaca dari kasus pembobolan Apple iCloud, Advisor di Indonesia Cloud Forum, Mochammad James, pun menganggap bahwa penyimpanan cloud terbilang lebih rentan dibandingkan sistem hard disk.

"Kalau soal aman, pasti aman penyimpanan di local disk. Tetapi di zaman mobile ini cloud based storage memberikan kemudahan dari sisi portabilitas," ungkap James kepada Okezone, Selasa (11/4/2017).

Adapun kelebihan yang didapat saat menggunakan penyimpanan hard disk ialah pengguna memiliki pengawasan penuh terhadap data yang disimpan. Selain itu, salah satu poin kekurangan dari penyimpanan berbasis cloud ialah pengguna harus tunduk pada aturan perusahaan.

"Di local disk kita punya full control. Mau level keamanan seperti apa kita yang tentukan sendiri tapi ya tanggung jawab sendiri. Sementara cloud based, kita harus ikut dengan service level agreement yang disediakan oleh penyedianya," imbuh James.

"Kalau kita menggunakan cloud service mau tidak mau kita harus "percaya" dengan sistem keamanan yang diterapkan oleh penyedianya," tandasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini