Mengenang Perkembangan Speaker dari Dulu hingga Kini

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 13 April 2017 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 13 207 1666281 mengenang-perkembangan-speaker-dari-dulu-hingga-kini-1qSU1vyH9X.jpg (Foto: Life Hacker)

JAKARTA - Speaker atau disebut juga sebagai loudspeaker merupakan perangkat yang umum ditemukan saat ini. Meski komponennya telah banyak ditemukan di berbagai perangkat multimedia seperti TV, smarthphone, dan lain-lain, speaker memiliki sejarah yang cukup panjang.

Halaman Audio Engineering Society mencatat, Ernst W Siemens merupakan orang pertama yang memelopori sistem audio yang berasal dari gulungan kawat dengan medan magnet yang didukung oleh gerakan secara aksial. Siemens kemudian mengajukan paten atas teknologi tersebut.

Ini adalah paten pertama yang dipatenkan pada 1874 untuk speaker tanduk berbentuk terompet yang digunakan pada kebanyakan fonograp di era akustik.

Sementara speaker yang saat ini banyak digunakan memiliki diaphragm yakni benda berbentuk kerucut yang memiliki magnet serta membran suspensi fleksibel di bagian atasnya. Suspensi tersebut akan bergerak seiring kerasnya volume suara. Alat tersebut bergerak secara aksial melalui sistem magnetis yang berbentuk lingkaran.

Sistem tersebut pertama kali diperkenalkan pada 1930 dan dipatenkan oleh Albert L Thuras. Hanya saja saat itu bentuknya tak sesederhana seperti saat ini. Ukurannya lebih besar dan lebih mirip dengan lemari dibandingkan dengan speaker modern.

Barulah pada 1996, Verity Group di Inggris Raya mendirikan New Transducers Ltd yang juga dikenal sebagai NXT untuk membuat speaker berukuran lebih kecil. Setelah itu, pada 1998, Benwin mulai memasarkan speaker dengan panel DML datar yang kini umum didapatkan.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini