Tantangan NASA untuk Misi Perjalanan ke Mars

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Sabtu 15 April 2017, 18:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 04 15 56 1668362 tantangan-nasa-untuk-misi-perjalanan-ke-mars-c9eK1TYZOP.jpg (Foto: Slash Gear)

NEW YORK  - Rencana Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk perjalanan ke Mars saat ini sedang menghadapi biaya berganda dan tantangan teknis.

Lembaga antariksa Office of Inspector General (OIG) memperingatkan laporan audit yang baru. Selain itu, laporan ini juga mengangkat keraguan atas kelayakan rencana NASA untuk mengirim misi berawak ke Mars pada 2030 atau awal 2040, yang menyerukan rencana operasional lebih rinci di luar 2021 Eksplorasi Misi-2 (EM-2).

NASA mempunyai misi ke Planet Merah dengan dua kaki, roket Space Launch System (SLS), penerus Program Space Shuttle yang saat ini sudah tidak berfungsi dan kapsul deep-space Orion.

Di bawah rencana badan antariksa saat ini, penerbangan pertama terintegrasi tanpa awak yaitu dengan Orion dan SLS - Eksplorasi Misi- 1 (EM-1) yang dijadwalkan paling lambat November 2018, dan peluncuran pertama yang diawaki akan menyusul pada tahun 2021.

Selama misi pertama SLS dan Orion, NASA berencana untuk mengirim pesawat luang angkasa ke orbit retrograde. Badan antariksa mengatakan bahwa misi menantang akan membantu menguji manuver yang diperlukan untuk mencapai masa depan misi ke luar angkasa.

Namun, dalam laporannya, OIG menyatakan keraguan atas apakah NASA akan mampu memenuhi tenggat waktu, mengutip rintangan baik teknis dan anggaran.

"Meskipun investasi gabungan Badan untuk pengembangan program SLS, Orion, dan GSDO akan mencapai sekira USD23 miliar pada akhir tahun fiskal 2018, rata-rata cadangan moneter program untuk tahun menjelang EM-1 jauh lebih rendah dibanding 10 sampai 30 %  direkomendasikan oleh bimbingan Marshall Space Flight Center, Cadangan moneter Rendah membatasi fleksibilitas program untuk menutupi peningkatan biaya atau ketidakpastian teknologi," laporan peringatan dari OIG. Demikian dikutip dari IBTimes, Sabtu (15/4/2017).

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini