2018, Malaysia Bakal Gunakan Satelit untuk Lacak Keberadaan Pesawat

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 20 April 2017 06:47 WIB
https: img.okezone.com content 2017 04 19 207 1671822 2018-malaysia-bakal-gunakan-satelit-untuk-lacak-keberadaan-pesawat-j6E0tVB0Nn.jpg (Foto: Airlive)

KUALA LUMPUR – Tiga tahun lalu penerbangan Malaysia Airlines MH 370 menghilang di laut China Selatan. Hingga kini, pesawat itu masih menjadi misteri bagi dunia penerbangan.

Untuk mencegah bencana lain, PBB membangun sistem sinyal pesawat tertentu yang dapat melacak dari darat atau menggunakan satelit. Tetapi Malaysia Airlines hanya menyepakati untuk menggunakan jaringan satelit.

Jaringan satelit diklaim akan memungkinkan Malaysia Airlines untuk memantau pesawat mereka di mana saja pesawat itu terbang termasuk dari polar es kutub.

Sebagian besar penerbangan internasional sudah mengirimkan sinyal yang dapat diambil dari darat atau satelit melalui metode PBB, Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B). Namun kesepakatan Malaysia Air dengan Aireon LLC akan memungkinkan maskapai dalam menggunakan jaringan satelit yang akan selesai pada 2018, untuk memantau armadanya sendiri.

Belum jelas apakah pelacakan ini akan membantu menemukan MH 370. Transmitter pesawat telah mati tanpa diketahui alasannya, sehingga membuatnya tak terlihat oleh satelit. Demikian seperti dilansir dari Engadget, Kamis (20/4/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini