Menkominfo: Tarif Telefon Rp1, Operator Jangan seperti Badan Amal

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Kamis 18 Mei 2017, 15:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 18 54 1694233 menkominfo-tarif-telefon-rp1-operator-jangan-seperti-badan-amal-95tWw3iV6h.jpg (Foto: ACT PCB)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sempat menyinggung ulah operator seluler yang memberlakukan tarif murah kepada pelanggan. Ia mengatakan bahwa bisnis telekomunikasi jangan seperti badan amal yang ingin membagi-bagikan tarif murah.

"Saya sempat bilang kepada pemegang saham operator, Bapak itu mau bikin bisnis atau charity organization? Kalau untuk bisnis Anda harus katakan pada manajemen untuk berlaku seperti orang bisnis, bukan untuk sosial," kata Rudi di Jakarta.

Mengenai sindirannya tersebut, ia pun berpendapat bahwa industri telekomunikasi bukan hanya berfokus pada tarif murah tetapi pada keberlangsungan industri itu sendiri. Jika hal itu terus berlangsung, malah akan membunuh bisnis telekomunikasi.

"Industri ini harus punya cukup margin untuk bisa berkembang. Kalau mementingkan jumlah pelanggan, tidak benar bisnis seperti itu. Kalau Rp0, Rp1, kalau saya pemegang saham, saya ganti manajemennya. Karena seharusnya memberi edukasi kepada masyarakat bahwa mereka juga harus membayar murah tapi tidak nol," lanjut Rudi.

Meski meminta agar tarif bisa terjangkau untuk masyarakat, ia juga mengimbau agar industri telekomunikasi bisa berkelanjutan. Artinya operator harus mempunyai cadangan dana dari penjualannya untuk pemeliharan sistem.

Salah satu cara dalam memberikan edukasi kepada masyarakat ialah dengan memberlakukan pilihan antara kualitas layanan dan harga. "Kita harus memberikan opsi kepada masyarakat yakni layanan dan harga agar semua berpikir untuk menghadirkan layanan yang efisien dan kompetisi yang sehat," imbuhnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini