Gara-Gara Ambil Data Pengguna WhatsApp, Facebook Kena Denda Rp1,6 Triliun

Jum'at 19 Mei 2017, 16:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 05 19 207 1695243 gara-gara-ambil-data-pengguna-whatsapp-facebook-kena-denda-rp1-6-triliun-clbyhyDpqS.jpg (Foto: Techinasia)

JAKARTA - Komisi Eropa selaku badan eksekutif dari negara-negara yang tergabung dalam Uni Eropa pada 18 Mei 2017 mengenakan Facebook denda sebesar 110 juta euro (sekira Rp1,6 triliun). Denda ini merupakan buntut dari pengumuman WhatsApp pada Agustus 2016 silam yang menyatakan akan membagikan data pribadi para penggunanya kepada Facebook, yang sekarang merupakan induk perusahaan mereka.

Hal ini menjadi masalah, karena dalam dokumen resmi yang dibuat Facebook ketika mengakuisisi WhatsApp di 2014, mereka menyatakan tidak bisa dengan mudah mengombinasikan informasi pengguna mereka dengan pengguna WhatsApp.

“Komisi Eropa telah menemukan kalau kemungkinan untuk memasangkan data pengguna Facebook dan WhatsApp secara otomatis telah ada sejak tahun 2014, dan staf Facebook pun menyadari itu. Hal ini bertentangan dengan pernyataan mereka di tahun tersebut yang menyebutkan kalau proses tersebut tidak akan bisa dengan mudah dilakukan,” jelas Komisi Eropa dalam pernyataan resmi mereka, seperti diberitakan Techinasia.

Beberapa Negara Beri Facebook Denda

Selain Komisi Eropa, pemerintah Italia dan Perancis secara terpisah pun telah mengenakan denda kepada Facebook untuk kasus yang sama. Pemerintah Amerika Serikat pada 2016 yang lalu juga telah mempertimbangkan untuk memperkarakan Facebook terkait kasus itu.

Meski menjatuhkan denda, namun Komisi Eropa menyatakan kalau mereka tidak akan membatalkan proses akuisisi Facebook terhadap WhatsApp yang bernilai USD19 miliar (sekira Rp253 triliun) tersebut.

Facebook sendiri menekankan niat baik mereka untuk berkomunikasi dengan Komisi Eropa. “Kesalahan yang kami buat dalam dokumen di tahun 2014 tidaklah disengaja, dan Komisi Eropa pun telah mengonfirmasi kalau hal ini tidak akan berpengaruh terhadap keputusan akuisisi. Pengumuman denda tersebut membuat masalah ini selesai,” jelas Facebook kepada Recode.

Keputusan Komisi Eropa ini memberi peringatan kepada seluruh perusahaan untuk memberikan informasi yang benar dalam setiap dokumen resmi. Sedikit saja kesalahan, bisa berakibat pada denda yang tidak sedikit, atau bahkan pembatalan terhadap keputusan sebelumnya.

Selain denda dari Komisi Eropa, Facebook dan WhatsApp sendiri telah menerima kecaman dari para pengguna mereka terkait integrasi data pribadi pengguna. Hal ini kemudian memaksa Facebook untuk menunda proses penggabungan data tersebut di Eropa. Demikian dikutip dari Techinasia.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini