Transformasi ke Online, Hai Magazine 'Tutup Lapak'

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 06 Juni 2017 20:26 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 06 207 1709340 transformasi-ke-online-hai-magazine-tutup-lapak-9A0FaJZD2Q.jpg (Foto: Hai.grid.id)

JAKARTA - Bila kini banyak ditemui di tempat-tempat umum seseorang menggunakan gadget-nya untuk membaca berita atau informasi, maka perlahan media cetak terasa semakin ditinggalkan.

Tidak hanya dari sisi pembaca yang terlihat lebih banyak memanfaatkan ponsel untuk mencari berita, perusahaan media pun mulai melakukan transformasi. Salah satu media cetak, Hai Magazine mengumumkan edisi terakhir yang terbit pada Juni 2017.

Dalam situs resminya, Hai akan berfokus ke ranah digital. "Lewat dunia digital, kita bisa terus having fun. Mau sekadar curhat boleh, nyebar info acara sekolah atau kampus nggak masalah. Promosi lagu baru band kalian juga ayok aja. Yang penting, kita nggak ngerugiin orang lain. Intinya, lewat platform digital kita bisa ngelakuin banyak hal seru dan positif. Setuju, dong?," tulis Hai dalam situsnya.

Perusahaan mengatakan, sudah saatnya untuk explore dunia yang tanpa sekat (era globalisasi). Sehingga, Hai fokus menyatakan fokus ke platform digital.

Semakin menuju era internet, beberapa media cetak juga telah ditutup seperti FHM, Kawanku, tabloid remaja Gaul, Tabloid Soccer dan lain-lain. Begitu juga media cetak asal Amerika Serikat, seperti Newsweek, Reader's Digest, serta Tribune Co yang fokus di online.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini