Manfaat Gerakan Salat dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 08 Juni 2017 20:15 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 08 207 1711374 manfaat-gerakan-salat-dalam-penjelasan-alquran-dan-sains-0tJbviKaFN.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Ibadah yang diperintahkan oleh Allah bagi umat Islam telah dijelaskan secara ilmiah memiliki manfaat yang baik. Rupanya, ibadah salat yang wajib dilaksanakan setiap harinya juga memiliki manfaat bagi yang menunaikannya.

Website Radianceweekly melaporkan, gerakan pada salat meningkatkan kebugaran fisik dan kesejahteraan emosional serta mengurangi kecemasan dan depresi. Energi yang dihabiskan dalam melakukan salat lebih kecil.

Seperti diketahui, seseorang bisa berolahraga atau latihan, membuat tubuh mereka lelah dan membakar 500-700 kalori. Akan tetapi, salat membutuhkan energi lebih kecil, namun meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kelelahan.

Salat bisa meningkatkan efisiensi pernapasan, sirkulasi di pembuluh darah yang mengelilingi 'alveoli' (atau kantung udara) dalam paru-paru. Sehingga, salat meningkatkan pertukaran gas dan manusia dapat bernapas lebih dalam.

Peningkatan konsumsi oksigen ini membuat orang merasa lebih baik. Gerakan yang diulang-ulang dan teratur selama salat meningkatkan kekuatan otot dan daya tendon.

Tidak hanya itu, salat meningkatkan pelumasan sendi dan gerakan mempertahankan fleksibilitas. Gerakan-gerakan ini diketahui mencegah penyakit jantung koroner, meningkatkan asupan oksigen maksimum, memperlambat detak jantung, dan menurunkan tekanan darah.

Temuan ini melalui penelitian oleh Harvard University yaitu ketika peneliti Dr Herbert Bensen mengungkap bahwa pengulangan konstan dari ayat-ayat Alquran dan zikir, ditambah dengan aktivitas otot menyebabkan respons relaksasi yang mengarah ke penurunan tekanan darah, penurunan konsumsi oksigen, penurunan jantung, serta pernapasan.

Ritual ibadah seperti salat tidak hanya memberikan dampak fisik, namun juga dampak psikologis. Dari lima waktu salat yang diperintahkan untuk umat Islam, waktu subuh merupakan waktu yang istimewa, sebagaimana tertera dalam Surah Al Isra Ayat 78.

"Dirikanlah salat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula salat) subuh. Sesungguhnya Salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)," bunyi Surah Al-Isra' Ayat 78.

Website Islamic Renaissance mengungkapkan, perintah ibadah yang dilaksanakan saat fajar terbit ini menjadi media untuk meditasi (Muraqaba) yang memberikan manfaat fisik, mental, dan emosional.

Meditasi dapat menurunkan tekanan darah, menjaga tubuh agar tetap fit dan awet muda. Meditasi juga memelihara jaringan tubuh, energi kehidupan, dan memelihara biokimia yang seimbang dengan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh manusia.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini