Temui Facebook, Ini yang Dibahas Kemkominfo

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 19:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 19 207 1720191 temui-facebook-ini-yang-dibahas-kemkominfo-dNakR5JkVA.jpg (Foto: Telegraph)

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui Direktorat Jendral Aplikasi Informatika (APTIKA) pada 7 Juni 2017 lalu menemui perwakilan Facebook Asia Pacific di Singapura untuk melakukan pembahasan beberapa masalah yang ada di Indonesia.

Salah satu pembahasan yang dibicarakan oleh keduanya ialah mengenai pemberantasan akun palsu atau fake account. Selain itu Ditjen Aptika juga melakukan pembahasan mengenai kesepahaman soal aturan-aturan di kedua belah pihak.

"Kita akan beresin yang namanya fake acount. Dia (Facebook) sekarang ada programnya, baik manual atau algoritme, tapi kita juga akan bantu kalau menemukan fake account akan kita take down segera. Respons mereka terhadap konten yang melanggar peraturan, kita samakan," kata Dirjen Aptika, Semuel Abrijani Pengerapan, Senin(19/6/2017).

Menurut pria yang akrab disapa Semmy itu selama ini pihak Kominfo dan Facebook mengalami kendala dalam menyamakan kesepahaman mengenai konten negatif. Ada konteks tertentu yang masih belum dipahami oleh kedua belah pihak karena keterbatasan bahasa.

Dengan adanya sinkronasi kesepahaman, kini tindakan penarikan konten negatif dan pemberantasan akun palsu akan lebih cepat ditindak.

"Kita mensinkronkan pemahaman bersama. Ternyata aturan mereka dan aturan kita sama, sehingga sekarang bisa di take down lebih cepat. Waktu itu tidak melihat konteks, bahwa suatu aturan itu tidak bisa disamakan tanpa melihat konteksnya. Misalnya kebencian di indonesia itu seperti apa. Pemahaman seperti itu yang kita sinkronkan," imbuhnya.

Pertemuan antara pihak Kemkominfo dengan Facebook tersebut tak lepas dari merebaknya konten-konten negatif yang berseliweran di dunia maya. Oleh karena itu pemerintah pun meminta kepada pemilik layanan over the top, dalam hal ini Facebook, untuk lebih giat lagi memberantas konten tersebut di layanan miliknya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini