Berhasil pada Tikus, Berikutnya Ilmuwan Transplantasi Kepala Manusia

Dini Listiyani, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 03:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 19 56 1720083 berhasil-pada-tikus-berikutnya-ilmuwan-transplantasi-kepala-manusia-jUzFfUVBGH.jpg (Foto: CNS Neuroscience)

CALIFORNIA - Perkembangan bisa mengatasi salah satu rintangan utama transplantasi kepala. Hal tersebut tampaknya terkuak dalam penelitan terbaru.

Dilaporkan laman Express.co.uk, Selasa (20/6/2017), Dr Canavero dan tim dokter China memotong saraf tulang belakang dari 15 tikus dan mencoba untuk memasang kembali sembilan dari mereka dan enam lainnya sebagai subjek uji.

Tim menggunakan polietilena glikol, yang ditemukan dalam obat-obatan tetapi juga proses industri untuk memperbaiki saraf tulang belakang saat mencoba meminimalkan kehilangan darah.

Menurut laporan di jurnal CNS Neuroscience and Therapeutics semua tikus, bar satu berhasil bertahan selama 30 hari yang menakjubkan setelah percobaan.

Tikus bahkan bisa berjalan lagi dan mendapatkan kembali fungsi motorik dasar, sementara para peneliti mengatakan bahwa dua tikus tersebut kembali ke keadaan pada dasarnya normal.

Namun, tim mencatat saraf tulang belakang harus sangat bersih agar prosedurnya bis berjalan. Laporan tersebut berbunyi, "Kami menunjukkan untuk pertama kalinya dalam sebuah studi yang cukup bertenaga bahwa petugas kelumpuhan untuk transeksi lengkap dari sumsum tulang belakang bisa di balik."

Para dokter sekarang akan bekerja dengan cara mereka ke manusia. Dr Canavero dan rekannya Xiaoping Ren dari Harbin Medical University di China sebelumnya mengklaim telah berencana melakukan transplantasi kepala pada ilmuwan komputer yang sakit parah, Valery Spiridonov, pada akhir 2017.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini