Aplikasi iPhone Ini Bisa Mengetahui jika Penggunanya Depresi

Afriani Susanti , Jurnalis · Senin 19 Juni 2017, 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 19 56 1720104 aplikasi-iphone-ini-bisa-mengetahui-jika-penggunanya-depresi-eFv8svbvs1.jpg Dok. Daily Mail

CHICAGO – Sebanyak 5,7 juta masyarakat dewasa di Amerika Serikat menderita bipolar disorder. Bahkan untuk mengetahui mereka mengidap penyakit itu pun sudah terlambat.

Kini, peneliti telah mengembangkan sebuah aplikasi iPhone yang berfungsi untuk mengetahui jika penggunanya menderita depresi. Teknologi ini memungkinkan iPhone untuk melacar dan memprediksi mood pengguna melalui analisis saat mengetik.

BiAffect ini adalah teknologi screen typing speed, di mana bisa diketahui seberapa cepat tekanan dan frekuensi dalam mengetik di iPhone tersebut. Hal itu nantinya bisa mengungkapkan jika orang tersebut depresi atau mania.

Dinukil dari laman Daily Mail, aplikasi kesehatan mental ini dikembangkan oleh tim Psychiatrist, Alez Leow dan Peter Nelson dari University of Illinois di Chicago. Ide tersebut munculm saat putra Nelson yang berusia 24 tahun didiagosis bipolar disorder saat menjadi mahasiswa baru.

“Saya mulai bekerja untuk bisa membantu putra saya selama bertahun-tahun. Dan melihat hasilnya dari jenis pengakuan ini. Kemudian sadar bahwa aplikasi tersebut bisa membantu orang untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik terhadap disorder ini,” ungkap Peter elson.

Tim juga berkolaborasi dengan Kelly Ryan dari Clinical Assistant Professor of Psychiatry di University of Michigan. Di mana telah dilakukan studi oleh 30 partisipan.

“Selama studi, mereka dengan gangguan bipolar menunjukkan beberapa sikap, seperti berbicara sangat cepat, pegendalian diri, dan kurang dalam melepaskan gagasan,” ujar Leow. (afr)

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini