Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TOP TECHNO: Kalahkan Chipset Amerika Serikat, Superkomputer Tercepat di Dunia Dipegang China

Kemas Irawan Nurrachman, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 08:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 20 57 1721146 top-techno-kalahkan-chipset-amerika-serikat-superkomputer-tercepat-di-dunia-dipegang-china-EVSPRs0GiY.jpg Sunway TaihuLight asal China (Foto: ZDNet)

JAKARTA - Jajaran superkomputer tercepat di dunia telah dirilis. Tahun ini, posisi pertama ditempati Sunway TaihuLight asal China.

Sunway TaihuLight berada di posisi teratas sejak Juni lalu setelah mengalahkan peringkat Tianhe-2.

Dalam uji kemampuan, Sunway TaihuLight yang menggunakan prosesor rumahan mampu melakukan 93 petaflops, sementara Tianhe-2 didukung chip Intel dapat melakukan 33,9 petaflops.

“Ini menyoroti kemampuan China untuk melakukan penelitian independen di bidang superkomputer,” kata Haohuan Fu, wakil direktur National Supercomputing Center kepada kantor berita Xinhua.

“China secara bersamaan mengembangkan teknolgi hardware dan software superkomputer. Diharapkan perkembangan pesat teknologi hardware rumahan yang didukung oleh software rumahan akan menghasilkan uji coba teknik dan dan uji coba yang lebih kuat di berbagai bidang, sehingga mendorong peningkatan industri dan pada akhirnya sebuah pengembangan berkelanjutan industri superkomputer rumahan di China,” imbuh Fu.

Posisi ketiga ditempati oleh upgrade Piz Daint, sebuah sistem di Swiss Supercomputer Center nasional. Titan AS berada di tempat keempat, dengan performa 17,6 petaflops, yang konstan sejak 2012.

“Ini adalah kedua kalinya dalam 24 tahun daftar TOP500 bahwa Amerika Serikat telah gagal untuk mengamankan salah satu dari tiga posisi teratas,” kata penyelenggara TOP500 dalam sebuah pernyataan.

“Namun demikian AS masih menempati posisi lima besar dari 10 superkomputer teratas, yang lebih tinggi dibanding negara lain,” kata panitia.

Fu menyebut, mesin Swiss yang di-upgrade ‘benar-benar kejutan’ dan mencerminkan peningkatan investasi pada superkomputer berskala besar di Eropa. Demikian seperti dilansir IB Times

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini