Jadi E-Commerce Populer Dunia, Amazon Miliki Budaya Mengerikan?

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017, 23:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 21 207 1722119 jadi-e-commerce-populer-dunia-amazon-miliki-budaya-mengerikan-InCybmU3B7.jpg Foto : Reuters

WASHINGTON – Perusahaan retail online raksasa Amazon.com disebut-sebut sebagai tempat kerja yang mengerikan dan memiliki budaya yang buruk. Sebenarnya, itu sama sekali tidak lucu.

Melansir Gizmodo, Rabu (21/6/2017), ketika The New York Times menerbitkan sebuah pameran tentang budaya perusahaan Amazon pada 2015, perusahaan tersebut hanya menanggapi dengan ketidakpedulian.

Seorang mantan karyawan Amazon mengatakan,”Hampir setiap orang yang bekerja dengan saya, saya melihat mereka menangis di mejanya.” Amazon kemudian menuduh mantan karyawan tersebut mengatakan ia penipu dan menuduh koran tersebut sebagai media yang buruk.

Namun ternyata, Amazon telah lama memiliki reputasi memperlakukan karyawannya seperti sampah selama bertahun-tahun. Sebuah situs Gawker membuat cerita horor tentang pekerja Amazon. Kisah-kisah itu termasuk dari pekerja kontrak di pusat Amazon yang dipaksa berjam-jam lembur, gaji yang rendah tapi masih bekerja 100 jam lebih dalam seminggu.

Pekerja paruh waktu juga tidak dibayar untuk jam tambahan dan bahkan karyawan gudang yang telah dilatih kemudian langsung dipecat.

Kini belum lama diakuisisi, apakah Whole Foods akan menjadi sekadar toko swalayan bermerek Amazon. Kesepakatan tersebut akan ditutup akhir tahun ini dan sebenarnya masih ada kesempatan untuk mengubah semuanya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini