Pelajari Gas Planet Lain, NASA Pilih Uranus dan Neptunus

Fellix Aditya, Jurnalis · Rabu 21 Juni 2017 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 06 21 56 1721959 pelajari-gas-planet-lain-nasa-pilih-uranus-dan-neptunus-vksVkdE9Ak.jpg (Foto: Reuters)

CALIFORNIA – Planet Uranus dan Neptunus sebelumnya telah diproyeksikan sebagai destinasi yang telah direncanakan oleh NASA untuk mempelajari gas-gas yang mengelilingi planet-planet terdekat dengan Bumi di Tata Surya.

Namun diperlukan baterai nuklir dalam pasokan rendah untuk ditanamkan pada probe agar probe dapat mencapai kedua planet yang telah direncanakan tersebut. Hal tersebut disebabkan karena adanya perjanjian tentang pengayaan plutonium.

Melansir dari The London Economic, Rabu (20/6/2017), lembaga atas program luar angkasa tersebut ingin mengetahui tentang konstituensi raksasa es yang terbengkalai ini oleh ilmu pengetahuan yang jauh dari matahari, bahwa tenaga surya untuk penyelidikan itu tidak akan ada gunanya.

NASA berharap misi Uranus akan diluncurkan sebelum 2034, setelah itu penyelarasan planet membuat misi lebih sulit karena akan menggunakan gravitasi Jupiter sebagai tarikan.

Tak sampai di situ, NASA juga mengumumkan penemuan sepuluh planet berbatu baru seperti Bumi, tidak terlalu dekat atau terlalu jauh dari sinar matahari, sehingga memiliki air dan sumber kehidupan.

Planet tersebut termasuk di antara 219 planet baru yang ditemukan oleh teleskop luar angkasa, Kepler. Namun, kini ia telah mengidentifikasi 4.034 planet baru lainnya. Temuan tersebut diungkapkan saat konferensi pers di Ames Research Center NASA di Sillicon Valley, California, pada Senin 19 Juni.

“Kumpulan data Kepler unik, karena satu-satunya yang memiliki populasi planet-planet analog dekat dengan Bumi ini. Planet dengan ukuran dan ukuran yang sama dengan Bumi,” kata Mario Perez, Ilmuwan Program Kepler di Divisi Astrofisika Ilmu Pengetahuan NASA.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini