Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Kamis 22 Juni 2017, 21:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 22 54 1723080 kominfo-pantau-kesiapan-jaringan-kunjungi-noc-operator-YqNc1ScCr6.jpg Menkominfo Rudiantara melakukan peninjauan ke ruang NOC Indosat Ooredoo (Foto: Ahmad Luthfi/Okezone)

JAKARTA - Memantau kesiapan jaringan operator jelang lebaran di 2017, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan serangkaian kunjungan serta peninjauan ke berbagai operator di Tanah Air mulai hari ini atau 22 Juni 2017. Salah satu operator yang dikunjungi oleh Kominfo ialah Indosat Ooredoo.

Indosat Ooredoo memprediksi kenaikan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan Lebaran 2017, di mana untuk layanan data akan meningkat 69 persen dibandingkan trafik reguler harian seiring dengan meningkatnya tren penggunaan media sosial. Layanan voice juga diprediksi masih mengalami peningkatan saat puncak trafik di lebaran tahun ini.

Menghadapi masa-masa peningkatan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan Lebaran 2017, kapasitas jaringan Indosat Ooredoo telah ditingkatkan antara lain untuk kapasitas layanan data menjadi 7344 Terabyte per hari, kapasitas layanan suara disiapkan menjadi 37,5 juta erlang per hari dan untuk kapasitas SMS ditingkatkan menjadi 1,9 miliar SMS per hari.

Peningkatan kapasitas ini disiapkan untuk 95,6 juta pelanggan Indosat Ooredoo di seluruh Indonesia.

Indosat Ooredoo memastikan kenaikan trafik telekomunikasi selama Ramadan dan mudik lebaran yang dipantau dan dikendalikan dari Indosat Ooredoo Network Operation Center (i-NOC) sebagai Command Centre.

Indosat Ooredoo juga tengah mengoptimalkan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC) untuk memantau kualitas layanan aplikasi yang biasa digunakan pelanggan seperti YouTube, Instagram, WhatsApp, Facebook, Spotify, Iflix, dan lain sebagainya.

"Dari perkiraan bisa dilihat bahwa semua itu pindah ke data. SMS sudah pasti turun, voice masih ada, tapi datanya luar biasa naik. Kenaikan data paling tinggi diperkirakan kenaikannya 2,5 kali di 2016, tapi mereka menyiapkan 4 kali dari tahun lalu," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara di Gedung Indosat Ooredoo, Jakarta (22/6/2017).

Sehingga, untuk layanan data, bila tahun ini ada kenaikan lebih dari 2,5 kali ketimbang tahun lalu, maka operator diharapkan aman meng-cover dari sisi kapasitas data.

"Kita berharap transportasi lancar. Kalau macet pelampiasannya (pengguna) ke ponsel. Makin tinggi makin overload," imbuh Menteri yang akrab disapa Chief ini.

CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli mengatakan, perusahan juga menyiapkan 60 BTS mobile. "Total 60 BTS berkeliaran di mana-mana, tapi memang sebisa mungkin kita enggak pakai mobile BTS," kata Alexander Rusli.

Mobile BTS akan benar-benar digunakan bila dibutuhkan. Sebab, perusahaan telah menyiapkan untuk BTS permanen. "Kebanyakan jalanan sudah di-plan, kita pakai permanen BTS dengan kapasitas yang Insya Allah mencukupi," tuturnya.

60 BTS ini disiapkan untuk titik-titik jalur mudik seperti Cikampek, Cipali dan kota-kota yang dominan lainnnya di Pulau Jawa maupun Sumatera.

Kominfo juga berencana melakukan kunjungan ke operator-operator seperti Telkomsel, XL Axiata, Sampoerna Tel, Hutchison 3 Indonesia (H3I) serta Smart Telecom.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini