nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peneliti Asal Korea Selatan Rancang Robot Unik untuk Misi ke Luar Angkasa

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 23 Juni 2017 19:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 23 56 1723572 peneliti-asal-korea-selatan-rancang-robot-unik-untuk-misi-ke-luar-angkasa-Z3maibFSrQ.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Peneliti telah membangun robot dengan menggunakan bahan yang lembut dan deployable. Robot ini bisa bergerak tanpa bantuan motor penggerak atau komponen mekanis lainnya. Ia berjalan saat arus listrik diterapkan pada paduan memori yang dibangun dalam bingkainya.

Wei Wang dan tim di Seoul National University dan Sungkyunkwan University, Korea Selatan, mengatakan bahwa robot dapat dengan mudah dipasang dan dikonfigurasi ulang ke dalam bentuk yang berbeda, yang membuatnya berguna dalam misi luar angkasa dan eksplorasi dasar laut.

Dijuluki DeployBot, robot ini dirakit dari delapan modul. Empat modul untuk tubuh dan lainnya untuk masing-masing dari empat kakinya. Bentuk kabel paduan memori pada bingkai robot kembali ke bentuk aslinya saat dipanaskan. Menurut peneliti, saat ini menyebabkan modul berkontraksi dan memungkinkannya bergerak.

Tim juga telah menunjukkan bahwa DeployBot dapat berjalan dengan dua pilihan yang berbeda. Pertama disebut gaya berjalan bergelombang mirip dengan cara seekor tikus kecil merinding. Bisa juga dengan gaya berjalan yang beratiran menyerupai gerakan binatang berkaki empat.

“Keuntungan utama robot modular ini adalah ketahanan di berbagai lingkungan karena kurangnya sistem mekanis seperti motor dan roda gigi,” kata rekan penulis Sung-Hoon Ahn di Seoul National University kepada Phys.org.

“Jadi masalah yang dihadapi robot berbasis motor, seperti penyegelan dan pelumasan sistem mekanis di lingkungan air atau ruang angkasa, tidak menjadi masalah bagi aktuator cerdas,” kata Sung-Hoon.

Robot ini dapat bergerak dengan kecepatan sedikit lebih dari dua meter per jam. Hal ini juga bisa berubah pada tingkat lambat dengan 21 langkah berbalik 90 derajat. Meski tak cukup cepat, robot ini masih bisa berfungsi sebagai alat yang berguna untuk pengaplikasian yang tidak memerlukan kecepatan.

Para periset mengharapkan teknik yang digunakan pada robot ini juga bisa digunakan untuk membuat berbagai desain dan fungsi robot yang lebih luas. Demikian seperti dilansir IB Times, Jumat (23/6/2017).

(kem)

Berita Terkait

robot

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini