nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngeri, Tengkorak Pliosaurus 130 Juta Tahun Terungkap di Rusia

Lely Maulida, Jurnalis · Jum'at 30 Juni 2017 06:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 06 23 56 1723618 ngeri-tengkorak-pliosaurus-130-juta-tahun-terungkap-di-rusia-G0sUgYq0Te.jpg (Foto: University of Liege)

JAKARTA – Ahli paleontologi telah menemukan sisa-sisa jenis pliosauroidea yang tak diketahui, yakni sebuah reptil laut yang punah. Reptil tersebut diketahui hidup berdampingan dengan dinosaurus 130 juta tahun lalu di tepi sungai Volga di Rusia.

Tengkorak reptil pertama kali ditemukan pada 2002, namun hingga saat ini belum diidentifikasi sebagai spesies baru. Pliosauroidea, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pliosaurus, diyakini telah hidup 220-70 juta tahun yang lalu dan mayatnya banyak ditemukan di Eropa. Spesies baru ini telah dijuluki “Luskhan itilensis," yang berarti Roh Guru.

Pliosaurus ada sejak Jurassic paling awal hingga awal periode Kapur. Mereka memang memiliki kepala yang panjang dan besar seperti banyak spesies dinosaurus namun memiliki empat sirip besar, badan raksasa setinggi dua meter, serta bisa berenang dengan efisien.

Paruh fosil terbaru diasumsikan sangat ramping, menyerupai ikan pemakan ikan seperti lumba-lumba sungai. Menurut para peneliti, tengkorak yang baru ditemukan, kemungkinan berasal dari pliosaurus yang sangat tidak biasa dari periode Kapur awal.

“Ini adalah karakteristik yang paling mencolok, karena menunjukkan bahwa pliosaurus menjajah rentang kelik ekologis yang jauh lebih luas dibanding yang diperkirakan sebelumnya,” kata Valentin Fischer, dosen di Universitas Liege dan penulis utama studi tersebut.

Penemuan baru ini juga menunjukkan bahwa pliosaurus mampu bangkit kembali setelah kepunahan Jurassic baru terbaru karena usia tengkorak yang ditemukan diperkirakan berusia sekitar 130 juta tahun. Namun mereka mungkin menghadapi kepunahan lain yang menghapusnya dari kedalaman samudera purba.

Pliosaurus telah dikenal sebagai salah satu predator berbahaya yang pernah ada dan memburu ikan, moluska serta penghuni laut lainnya. Demikian seperti dilansir IB Times.

(kem)

Berita Terkait

science

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini