Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perubahan Gen Berikan Kekuatan Super untuk Manusia

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Senin 03 Juli 2017 03:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 06 23 56 1723643 perubahan-gen-berikan-kekuatan-super-untuk-manusia-PrjfAPPgMi.jpg (Foto: Business Insider)

JAKARTA - Anda mungkin telah mengenal sosok Logan dan kawan-kawannya melalui film X-Men. Mereka adalah orang-orang yang mengalami mutasi, atau perubahan gen sehingga memiliki kekuatan super.

Meski film itu menceritakan tokoh fiktif karangan Marvel Comics yang dibuat oleh Stan Lee dan Jack Kirby, namun ternyata perubahan gen sendiri bisa dialami oleh seseorang di kehidupan nyata.

Misalnya, seseorang dengan perubahan genetik langka dapat memiliki sel otot yang tumbuh lebih besar dan terlihat tak biasa. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang, bahkan anak kecil sekalipun, memiliki bentuk tubuh layaknya binaragawan.

Perubahan gen sendiri terjadi secara permanen dalam urutan DNA yang membentuk gen, sehingga urutannya berbeda dari yang ditemukan pada sebagian besar orang. Dampaknya sendiri dapat memiliki manfaat, bahaya atau netral, tergantung pada konteks bagiannya.

Sedangkan penyebabnya, dikarenakan tak ada molekul yang memberikan efek kepada pertumbuhan sel otot, termasuk otot rangka yang dapat bergerak. Molekul yang dimaksud ialah myostatin.

Mengutip halaman Daily Mail, molekul tersebut biasanya mengikat reseptor tertentu pada sel otot rangka yang mengaktifkan jalur yang membatasi bagaimana sel otot tumbuh dan membelah.

Tanpa adanya myostatin, sel otot akan tumbuh membesar dan terbagi-bagi lebih dari biasanya. Hal itu dapat menaikkan massa otot dan kekuatan. Kondisi ini disebut sebagai myostatin-related muscle hypertrophy.

Selain kekuatan pada otot, seseorang juga bisa memiliki perubahan gen yang membuatnya bisa berlari cepat. Kemampuan itu didapatnya karena adanya suatu molekul berupa protein di otot kerangka.

Molekul yang disebut sebagai alpha-actinin-3 (ACTN3), memiliki fungsi untuk memecahkan penyimpanan zat gula yang disebut glikogen. Kemudian molekul tersebut mengubah zak gula menjadi glukosa dan senyawa energi lainnya yang dibutuhkan untuk fungsi otot.

Menurut ilmuwan, ACTN3 memiliki peran bagi otot untuk memiliki waktu kontraksi yang cepat dan memberinya kekuatan, sehingga seseorang dapat berlari dengan cepat.

(kem)

Berita Terkait

science

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini