nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Aplikasi Navigasi Ini Lebih Canggih dari Google Maps

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Selasa 27 Juni 2017 07:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 24 207 1724287 5-aplikasi-navigasi-ini-lebih-canggih-dari-google-maps-exseDLrC6N.jpg Foto : Reuters

JAKARTA – Tahukah Kamu jika pencarian suatu lokasi tak hanya bisa menggunakan Google Maps? Berbagai layanan aplikasi serupa juga hadir dan tidak kalah bagusnya dengan aplikasi besutan Google itu.

Jika Anda tidak terlalu suka menggunakan Google Maps, Anda bisa coba lima aplikasi berbasis GPS di bawah ini yang telah Okezone rangkum dari Make Use Of.

MapQuest

Aplikasi ini telah menjadi sumber terpercaya sebagai peta dan petunjuk arah mengemudi selama bertahun-tahun. Didirikan oleh divisi RR Donnelly and Sons pada 1967 dan akhirnya diakuisisi oleh AOL. Kini, MapQuest tetap menjadi pemain terkemuka di industri peta dengan situs web dan aplikasi smartphone-nya.

Fitur yang menonjol dalam MapQuest adalah pengguna dapat menemukan beragam pilihan hotel, restoran, tempat belanja hingga apotek. Tak hanya itu, jika pengguna tidak sedang mencari lokasi yang spesifik, aplikasi ini akan menampilkan rekomendasi tempat tertentu.

Bing Maps

Aplikasi ini sebelumnya dikenal sebagai MapBlast.com, Microsoft mengakuisisi perusahaan tersebut pada 2002 dan memasukkannya ke MSN Maps and Directions dan Microsoft MapPoint. Kini dikenal dengan BingMaps.

Pengguna dapat menerima petunjuk arah mengemudi, transit atau berjalan di mil dan kilometer. Aplikasi ini juga mempunyai pilihan untuk menghindari jalan tertentu yakni jalan tol.

Here.com (Wego.Here.com)

Here.com telah mengembangkan banyak produk layanan sejak 30 tahun yang lalu. Mulai dari aplikasi transportasi, healtcare bahkan otomotif.

Namun, untuk menggunakan layanan ini, pengguna cukup mengunjungi Here.com dan ketik Wego.Here.com pada bagian atas navigasi. Setelah itu, pengguna bisa mendapat direksi navigasi jalan, informasi trafik serta pusat bisnis.

Waze

Mungkin pengguna sudah banyak yang menggunakan aplikasi layanan peta online Waze ini. Namun, layanan ini tak hanya sekadar menawarkan peta online, GPS dan penyedia trafik lalu lintas, akan tetapi juga dapat menampilkan laporan dari pengguna Waze lainnya.

Waze pertama kali didirikan pada tahun 2000, aplikasi ini diakuisisi juga oleh Google.

OpenStreetMap with OsmAnd

OpenStreetMap atau OSM yang didirikan pada 2004 ini terinspirasi oleh konsep layanan Wikipedia, sehingga layanan ini bersifat non-profit.

OSM beroperasi hanya dengan mengandalkan relawan atau kontributor di seluruh dunia, sehingga semua data peta yang dikumpulkan dapat disunting sendiri. Layanan ini juga terdapat kamera untuk mengambil foto lokasi, kamera ini pun juga milik para kontributor.

Pengguna yang merasa ada kesalahan atau kekurangan pada peta atau rute perjalanan, pengguna dapat berkontribusi langsung dengan menambahkan catatan kecil di lokasi peta. Nantinya, kontributor akan mengoreksi kesalahan tersebut.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini