Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Studi Baru Ungkap Bahaya Mengemudi seperti Ini

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Sabtu 24 Juni 2017 19:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 06 24 56 1724228 studi-baru-ungkap-bahaya-mengemudi-seperti-ini-wzpj91dTu3.jpg Foto : Reuters

SAN FRANCISCO – Pernahkah Anda mengikuti seorang teman yang membawa mobil saat sedang menyetir? Sebuah studi baru memberikan bukti ilmiah untuk menunjukkan bahwa pengemudi yang mengikuti mobil lain ke tempat tujuan lebih cenderung akan mengemudi dengan bahaya.

“Kami telah menemukan bahwa ketika seseorang diminta untuk mengikuti kendaraan lain, hal itu dapat menyebabkan mereka melakukan perilaku mengemudi yang berisiko, seperti mengemudi lebih cepat, membuat putaran yang tidak menentu dan mengikuti terlalu dekat dengan mobil di depan. Hal ini kemungkinan disebabkan karena takut tersesat,” ujar Robert Gray, Profesor DI Human System Engineering yang melakukan penelitian ini dengan timnya di Arizona State University, AS seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (24/6/2017).

Profesor Gray menambahkan,”Studi ini sebenarnya terinspirasi oleh analisis kecelakaan yang saya lakukan untuk kasus pengadilan, di mana seorang sopir terluka parah dalam skenario 'mengikuti teman'. Meskipun kebanyakan orang memiliki intuisi, ini bisa menjadi berbahaya, kami tidak dapat menemukan penelitian untuk mendukung ini.”

Profesor Gray dan rekan-rekannya memutuskan untuk menguji intuisi ini dengan merekrut siswa yang memiliki lisensi mengemudi untuk berpartisipasi dalam simulasi mengemudi. Awalnya, mereka diminta menyetir ke manapun mereka inginkan di kota simulasi untuk mendapatkan ide tentang perilaku dasar mengemudi mereka.

Hal ini dibandingkan dengan bagaimana mereka menyetir saat dipandu oleh sistem navigasi dan juga dengan perilaku mengemudi mereka saat diminta untuk 'mengikuti teman Anda di mobil di depan'. Serta menilai kecepatan umum mereka, jarak ke mobil di depan dan waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan jalur, bahaya ini disajikan untuk melihat apakah perilaku mereka berubah dalam skenario mengemudi yang berbeda.

Saat pengemudi mengikuti temannya, mereka melaju lebih cepat dan tidak menentu, juga lebih dekat ke mobil di depan dan membuat perubahan jalur yang lebih cepat, dibandingkan dengan bagaimana mereka melaju dalam kondisi normal atau dengan sistem navigasi terpandu.

Selain itu, ketika dihadapkan pada bahaya dalam simulasi 'mengikuti teman', pengemudi cenderung memotong di depan pejalan kaki yang melintasi jalan dan mempercepat lampu lalu lintas menjadi merah.

(kem)

Berita Terkait

science

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini