Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

DID YOU KNOW: Ransomware Petya Ternyata Lebih Berbahaya Dibanding WannaCry

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Jum'at 30 Juni 2017 17:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 30 207 1726068 did-you-know-ransomware-petya-ternyata-lebih-berbahaya-dibanding-wannacry-JAhedzYwwn.jpg Foto : Shutterstock

JAKARTA – Setiap organisasi dan instansi di Eropa dan Amerika Serikat telah lumpuh oleh serangan ransomware baru yakni Petya. Perangkat lunak berbahaya ini telah menyebar melalui perusahaan besar di kedua negara tersebut.

Serangan Petya menyebabkan PC dan data dikurung serta ditahan untuk mendapatkan uang tebusan. Virus ini adalah serangan ransomware global kedua terbesar dalam dua bulan terakhir.

Pada awal Mei, Britain's National Health Service (NHS) berada di antara organisasi yang terinfeksi oleh WannaCry, termasuk rumah sakit di Jakarta yakni RS Dharmais.

Seperti WannaCry, Petya juga menyebar dengan cepat melalui jaringan yang menggunakan Microsoft Windows. Saat komputer terinfeksi, ransomware mengenkripsi dokumen dan file penting, kemudian menuntut uang tebusan, biasanya di Bitcoin, untuk membayar kunci digital yang diperlukan untuk membuka kunci file. Jika korban tidak memiliki cadangan file baru-baru ini, mereka harus membayar uang tebusan atau kehilangan semua file mereka.

Lalu bagaimana cara kerja Petya? Perangkat lunak berbahaya tersebut akan menyebar dengan cepat ke seluruh organisasi atau instansi begitu satu komputer terinfeksi dengan menggunakan kerentanan EternalBlue di Microsoft Windows atau melalui dua alat administrasi Windows. Malware tersebut mencoba satu opsi dan jika tidak berhasil, perangkat lunak akan mencoba yang berikutnya.

Namun, untuk mengantipasi Petya laporan dari The Guardian, Jumat (30/6/2017), mengungkapkan pengguna cukup menggunakan antivirus. Sebab, sebagian besar perusahaan antivirus sekarang mengklaim bahwa perangkat lunak mereka telah diperbarui untuk secara aktif mendeteksi dan melindungi terhadap infeksi Petya. Selain itu, pengguna PC dan laptop juga harus menjaga Windows tetap up to date, paling tidak dengan menginstal patch yang akan bertahan melawan kerentanan EternalBlue.

Dengan begitu, antivirus akan menghentikan satu jalan utama dari komputer yang terinfeksi Petya, dan juga akan melindungi dari serangan yang akan datang dengan versi yang berbeda.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini