Duh! Alasan Telegram Diblokir karena Menjadi Alat Komunikasi Teroris

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Minggu 16 Juli 2017, 13:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 16 207 1737467 duh-alasan-telegram-diblokir-karena-menjadi-alat-komunikasi-teroris-Wnk4WXIXJg.jpg Ilustrasi Foto.

JAKARTA – Penutupan aplikasi pesan instan Telegram baru-baru ini menjadi buah bibir di Indonesia. Sebab, aplikasi itu diklaim mengandung konten radikalisme dan teroris.

Hal tersebut dibenarkan oleh Irvan Narsun selaku Anggota Keamanan Informasi Cyber Nasional Menko Polhukam bahwa aplikasi tersebut mengandung konten yang berbahaya jika tersebar luas di masyarakat Indonesia.

“Telegram ditutup karena Telegram banyak digunakan oleh Teroris untuk berkomunikasi khususnya ISIS,” kata Irvan saat dihubungi Okezone via pesan elektronik, Minggu (16/7/2017).

Irvan mengatakan, pemerintah atau Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menutup Telegram lantaran dianggap membawa paham radikalisme serta terorisme. Selain itu, pihak aplikasi tersebut juga tak menanggapi perkara ini dengan cepat.

“Pemerintah menutup Telegram karena pihak Telegram tidak ada respon untuk menutup channel Teroris/ISIS di Telegram,” imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, Kominfo menutup Telegram versi desktop sejak Jumat atau 14 Juli. Telegram merupakan layanan pesan instan yang dapat diunduh di platform mobile seperti Android, iOS, serta Windows Phone.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini