OKEZONE INNOVATION: Ya Ampun, Cikal Bakal Komputer Berawal dari Mekanik Roda Gigi

Lely Maulida, Jurnalis · Senin 17 Juli 2017, 18:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 17 57 1738370 okezone-innovation-ya-ampun-cikal-bakal-komputer-berawal-dari-mekanik-roda-gigi-zf2dKWUpLG.jpg (Foto: Computer History)

JAKARTA - Sepanjang sejarah manusia, hal yang paling dekat dengan komputer adalah sempoa, yang sebenarnya dianggap sebagai kalkulator. Namun komputer melakukan perhitungan secara otomatis mengikuti serangkaian perintah built-in yang disebut software.

Pada 1642 Blaise Pascal yang merupakan seorang matematikawan Prancis yang terkenal, menemukan sebuah mesin menghitung berdasarkan roda gigi mekanik yaitu angka-angka diwakili oleh roda gigi.

Kemudian Charles Babbage, pada 1830 menemukan sebuah ‘Difference Engine’ yang terbuat dari batang kuningan dan timah dan roda gigi dan juga merancang perangkat lanjutan yang dia sebut ‘Analytical Engine’.

Desainnya tersebut berisi lima karakteristik utama komputer modern yakni perangkat input (input device), penyimpanan untuk nomor tunggu pemrosesan, prosesor atau kalkulator nomor, unit pengendali tugas dan urutan penghitungan, serta perangkat output.

Selain Babbage, Augusta Ada Byron merupakan rekannya yang telah dikenal sebagai programmer komputer pertama.

Selanjutnya Herman Hollerith sekira 1890 mengembangkan perangkat elektronik pertama yang digerakkan. Perangkat itu menggunakan kartu berlubang dan batang logam yang melewati lubang untuk menutup lintasan listrik dan menyebabkan counter untuk maju. Mesin ini mampu menyelesaikan perhitungan sensus 1890 di Amerika Serikat (AS), dalam enam minggu.

Pada 1936, Howard Aiken dari Universitas Harvard meyakinkan Thomas Watson dari IBM untuk menginvestasikan USD1 juta untuk pengembangan versi elektromekanis mesin analisis Babbage. Harvard Mark 1 selesai pada 1944 dengan tinggi delapan kaki dan panjang 55 kaki.

Pada akhir 1930-an, John Atanasoff dari Iowa State University dan asistennya Clifford Berry membangun komputer digital pertama yang bekerja secara elektronik, yakni ABC (Atanasoff-Berry Computer). Mesin ini pada dasarnya merupakan kalkulator kecil.


Pada 1943, sebagai bagian dari upaya perang Inggris, serangkaian komputer berbasis tabung vakum yang dinamakan Colossus, dikembangkan untuk memecahkan kode rahasia Jerman. Seri Colossus Mark 2 terdiri dari 2400 tabung vakum.

John Mauchly dan J. Presper Eckert dari University of Pennsylvania mengembangkan gagasan ini lebih jauh dengan mengajukan sebuah mesin besar yang terdiri dari 18.000 tabung vakum dan melahirkan ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer) pada 1946.

Mesin ini sangat besar dengan kebutuhan daya yang besar dan dua kelemahan utama. Pemeliharaannya terbilang sangat sulit karena tabung mogok secara terus menerus dan harus diganti, serta masalah besar lainnya dengan panas yang cukup tinggi. Keterbatasan yang paling penting adalah setiap kali ada tugas baru yang perlu dilakukan, mesin harus diberi rewired. Dengan kata lain pemrograman dilakukan dengan solder besi.

Akhir 1940, John von Neumann mengembangkan EDVAC (Electronic Discrete Variable Automatic Computer) yang mempelopori ‘konsep program tersimpan’. Hal ini memungkinkan program untuk dibaca ke komputer sehingga melahirkan era  komputer dengan tujuan yang general.

Dalam sejarah komputer ada lima generasi komputer yang berkembang.

Generasi pertama (1943-1958)

Generasi ini sering digambarkan dimulai dengan pengiriman komputer komersial pertama ke klien bisnis. Hal ini terjadi pada tahun 1951 dengan pengiriman UNIVAC ke Biro Sensus AS. Generasi ini bertahan hingga sekira akhir 1950-an, walaupun beberapa beroperasi lebih lama dari itu.

Fitur pendefinisian utama dari komputer generasi pertama adalah bahwa tabung vakum digunakan sebagai komponen komputer internal. Tabung vakum umumnya berukuran sekira 5-10 cm dan sejumlah besar yang dibutuhkan di komputer menghasilkan mesin besar yang sangat mahal serta sering rusak karena tabung gagal.

Generasi Kedua (1959-1964)


Pada pertengahan 1950, Bell Labs mengembangkan transistor. Transistor mampu melakukan banyak tugas yang sama seperti tabung vakum tapi hanya sebagian kecil dari ukurannya. Komputer berbasis transistor pertama diproduksi pada 1959. Transistor tidak hanya lebih kecil, memungkinkan ukuran komputer dikurangi, namun lebih cepat, lebih dapat diandalkan dan menghabiskan lebih sedikit listrik.

Perbaikan utama lainnya pada periode ini adalah perkembangan bahasa komputer. Bahasa assembler atau bahasa simbolis memungkinkan pemrogram untuk menentukan instruksi dalam kata-kata yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk yang dapat dipahami oleh mesin (biasanya seri 0 dan 1: kode biner).

Bahasa tingkat tinggi juga muncul selama periode ini. Sedangkan bahasa assembler memiliki korespondensi satu lawan satu antara simbol dan fungsi mesin yang sebenarnya, perintah bahasa tingkat yang lebih tinggi sering kali mewakili urutan kode mesin yang kompleks. Dua bahasa tingkat tinggi yang dikembangkan selama periode ini (Fortran dan Cobol) masih digunakan sampai sekarang meskipun dalam bentuk yang jauh lebih berkembang.

Generasi Ketiga (1965-1970)

Pada 1965 sirkuit terpadu pertama (IC) dikembangkan di mana rangkaian lengkap ratusan komponen dapat ditempatkan pada chip silikon tunggal 2 atau 3 mm persegi. Komputer yang menggunakan IC ini segera diganti mesin berbasis transistor.

Salah satu keuntungan utama adalah ukuran komputer yang menjadi lebih kuat dan jauh lebih kecil serta lebih murah, sehingga komputer bisa diakses oleh audiens yang jauh lebih besar. Keuntungan lainnya dari ukuran yang lebih kecil adalah sinyal listrik memiliki jarak yang jauh lebih pendek untuk dilalui dan kecepatan komputer yang meningkat.

Fitur lain dari periode ini adalah bahwa perangkat lunak komputer menjadi jauh lebih kuat dan fleksibel dan untuk pertama kalinya lebih dari satu program dapat berbagi sumber daya komputer secara bersamaan (multi tasking). Mayoritas bahasa pemrograman yang digunakan saat ini sering disebut sebagai 3GL's (bahasa generasi ke-3) meskipun beberapa di antaranya berasal pada generasi ke-2.

Generasi Keempat (1971-sekarang)

Batas antara generasi ketiga dan keempat sama sekali tidak jelas. Sebagian besar perkembangan sejak pertengahan 1960-an dapat dilihat sebagai bagian dari rangkaian miniaturisasi bertahap. Pada tahun 1970 integrasi skala besar dicapai di mana setara dengan ribuan sirkuit terpadu dijejalkan ke chip silikon tunggal.

Perkembangan ini kembali meningkatkan kinerja komputer terutama kehandalan dan kecepatan sekaligus mengurangi ukuran dan biaya komputer. Pada rentang waktu ini mikroprosesor umum lengkap pertama tersedia pada satu chip tunggal.

Pada tahun 1975 Very Large Scale Integration (VLSI) mengambil proses satu langkah lebih jauh. Prosesor komputer lengkap sekarang bisa dibangun menjadi satu chip. Komputer mikro itu lahir, jauh lebih kuat daripada ENIAC dan hanya sekitar 1cm persegi sementara ENIAC memenuhi ukuran bangunan yang besar.

Selama periode ini, Bahasa Generasi Keempat (4GL) telah ada. Bahasa semacam itu selangkah lebih jauh dihapus dari hardware komputer karena mereka menggunakan bahasa seperti bahasa alami. Banyak bahasa database dapat digambarkan sebagai 4GL's. Mereka umumnya lebih mudah dipelajari daripada 3GL's.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini