Setelah Amerika Serikat, Giliran Australia Ingin Dibukakan Enkripsi di iPhone

Dini Listiyani, Jurnalis · Selasa 18 Juli 2017, 18:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 18 207 1739265 setelah-amerika-serikat-giliran-australia-ingin-dibukakan-enkripsi-di-iphone-0aLjMnp5Dd.jpg (Foto: Tech Radar)

CALIFORNIA – Pada 2016, penegak hukum Amerika Serikat (AS) mencoba memaksa Apple membuat backdoor untuk iPhone sehingga mereka bisa mengakses informasi terenkripsi. Namun, kini langkah itu tampaknya coba diikuti oleh Australia.

Dilansir laman Ubergizmo, Rabu (19/7/2017), Pemerintah Australia berharap bisa meyakinkan Apple untuk melakukan hal yang sama untuk mereka. Berbicara kepada Sky News, Jaksa Agung Australia George Brandis mengungkapkan, ia akan bertemu dengan perwakilan dari Apple minggu ini untuk membahas masalah enkripsi.

Sementara Brandis tak menyebutkan apapun tentang backdoor, laporan tersebut mengatakan bahwa itu akan menjadi agenda yang akan ia dorong. Brandis juga mengatakan kepada Sky News, "Kami juga akan melakukan legislasi sehingga kami memiliki kekuatan pemaksaan jika diperlukan jika kami tak mendapatkan kerjasama yang kami cari".

Tak diketahui, apakah usaha Australia itu akan berhasil, mengingat Apple sebelumnya pernah menangkis upaya Pemerintah AS dan lembaga penegak hukum mereka. Alhasil, FBI pada saat itu mencari bantuan pihak ketiga dalam memecahkan enkripsi Apple.

(din)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini