Stop! Pemerintah Larang Taman Ini Ditanamkan Aplikasi Teknologi AR, Apa Alasannya?

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Jum'at 21 Juli 2017 19:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 21 207 1741608 stop-pemerintah-larang-taman-ini-ditanamkan-aplikasi-teknologi-ar-apa-alasannya-sNNRsnHjrU.jpg Ilustrasi Foto : Reuters

JAKARTA – Beruntunglah penggemar game mobile yang tinggal di Indonesia, kenapa? Salah satu taman di Amerika Serikat yakni County, tak memperbolehkan siapa pun bermain game di tempat tersebut tanpa seizin pemerintah.

Mendapati laporan dari Arstechnica, Jumat (21/7/2017), seorang hakim pada Kamis 20 Juli 2017 menyatakan, sebagai inkonstitusional peraturan Wisconsin setempat, para pembuat game augmented reality (AR) diwajibkan mendapat izin khusus jika para penggunanya memainkan di Taman County.

Undang-undang tersebut merupakan yang pertama dari jenisnya di Amandemen Pertama. Peraturan ini dikeluarkan di tengah kekhawatiran bahwa larangan tersebut merupakan tindakan menahan diri dari pidato pembuat permainan sebelumnya. Terlebih lagi, undang-undang tersebut tampaknya tidak mungkin dipatuhi.

Gugatan federal tersebut dibawa oleh perusahaan California Selatan bernama Candy Lab. Produsen game Texas Rope Em AR dengan fitur seperti ‘Pokemon Go’ digugat Milwaukee County setelah membenamkan AR pada Februari setelah kejayaan ‘Pokemon Go’. Karena beberapa tamannya dikuasai oleh pemain permainan tersebut, County mulai mewajibkan pembuat AR untuk mendapatkan izin sebelum aplikasi mereka dapat digunakan di Taman County.

Proses perizinan juga menuntut pengembang melakukan hal yang tidak mungkin yakni memperkirakan ukuran orang banyak, tanggal acara, dan memastikan bahwa saat para gamer mobile akan bermain di Taman County harus mendapat izin dengan membayar USD1.000. Tak hanya itu, pengembang juga mengharuskan mereka menjelaskan rencana pengumpulan sampah, penggunaan kamar mandi, keamanan di tempat, dan layanan medis.

Tanpa memenuhi persyaratan tersebut, AR akan melanggar peraturan jika mereka menerbitkan game yang mencakup waktu bermain di taman Milwauke County. Namun, Hakim Distrik AS yakni JP Stadtmueller mengeluarkan sebuah putusan awal pada Kamis 20 Juli 2017 yang menghalangi Milwaukee County untuk memberlakukan undang-undang tersebut sampai pada proses persidangan yang direncanakan pada April.

“Risiko yang lebih besar akan ditimbulkan pada penggugat dengan penyangkalan bantuan ganti rugi daripada yang akan diajukan kepada terdakwa dengan pemberian bantuan semacam itu,” ujar Stadtmueller.

Menurut pihak County, Texas Rope Em tidak berhak atas perlindungan Amandemen Pertama karena tidak menyampaikan pesan atau gagasan apa pun.

Pihak Texas Rope Em pun menanggapi hal ini dengan mengatakan, “Pemain hanya melihat kartu yang dibuat secara acak dan melakukan perjalanan ke lokasi untuk mendapatkan lebih banyak lagi, itu bukan jenis pidato yang menuntut perlindungan Amandemen Pertama.”

(kem)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini