Soal Merger Operator Seluler, YLKI: 3 Operator Sangat Cukup

Lely Maulida, Jurnalis · Kamis 27 Juli 2017, 19:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 27 54 1745162 soal-merger-operator-seluler-ylki-3-operator-sangat-cukup-i30iECokpU.jpg (Foto: Anchor Mobile)

JAKARTA – Rencana konsolidasi atau merger operator telekomunikasi Tanah Air semakin santer terdengar. Langkah ini ditempuh karena jumlah operator di Indonesia terbilang banyak.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara sebelumnya menyebutkan bahwa idealnya jumlah operator di Indonesia hanya 3-4 operator saja. Ia bahkan akan segera menyusun aturan konsolidasi untuk mendorong operator agar mengindahkan rekomendasinya.

“Memang kita kelebihan operator, harus dikonsolidasi,” kata menteri yang kerap disapa Chief RA itu.

Langkah konsolidasi juga rupanya merupakan solusi yang baik untuk konsumen operator di Tanah Air. Dijelaskan Sularsih, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bahwa jumlah operator di Indonesia memang banyak. Hal ini juga turut membuat konsumen bingung memilih operator yang menajikan layanan sesuai yang diinginkannya serta operator dalam melangsungkan bisnisnya.

Menurutnya, tiga operator merupakan jumlah yang ideal di Indonesia. Operator dengan jumlah yang ideal juga akan membantu menciptakan persingan yang sehat dan mempermudah konsumen dalam menentukan pilihan.

“Kalau menurut saya 3 operator itu sangat cukup. Sangat ideal karena mereka akan bersaing terhadap pelayanan. Kalalu kebanyakan akan terjadi persaingan, dan mereka operator yang enggak bisa bersaing akan semakin kesulitan karena mereka kan sudah megap-megap juga,” terang Sularsih kepada Okezone, di Jakarta Kamis (27/7/2017).

Ia juga menyetujui rekomendasi konsolidasi dari Kominfo karena akan memberikan pilihan kepada masyarakat serta membengun persaingan yang sehat di antara operator telekomunikasi Tanah Air.

“Ya (setuju konsolidasi) karena akan memberikan pilihan kepada masyarakat, membangun persaingan yang sehat. Dengan ada 3 kan kita akan lihat, mau pilih yang mana mereka. Bersaingnya bukan lagi kepada jumlah pengguna tetapi kepada pelayanan,” jelasnya.

Sebelumnya CEO Indosat, Alexander Rusli juga menyatakan bahwa idealnya jumlah operator telekomunikasi di Tanah Air tidak lebih dari tiga. Namun Alex menegaskan semua operator tersebut harus dalam posisi yang seimbang agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

“Kalau di negara maju memang tidak bisa lebih dari 4. Tapi ya memang nggak bisa besar atau kecil kalau mau sehat. Namun pelanggan juga harus diberikan pilihan. Enggak bisa kalau yang satu besar yang satu kecil ya itu namanya bukan pilihan, kepaksa dong nanti,” pungkasnya.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini