Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luar Biasa! Pesawat Juno Milik NASA Tangkap Badai Terbesar di Tata Surya

Tachta Citra Elfira, Jurnalis · Jum'at 28 Juli 2017 21:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 07 28 56 1745915 luar-biasa-pesawat-juno-milik-nasa-tangkap-badai-terbesar-di-tata-surya-T8VCIOH4DP.jpg Foto : NASA

JAKARTA – Pesawat luar angkasa Juno milik NASA, berhasil mengabadikan gambar yang menakjubkan dari ‘Great Red Spot’. Juno telah mengungkapkan bagaimana peristiwa badai terbesar di Tata Surya itu terjadi.

Gambar tersebut menunjukkan penampilan warna alami dari badai terbesar itu, berdasarkan data dari Juno di planet Jupiter. Data tersebut juga mensimulasikan bagaimana hal itu akan terlihat oleh mata manusia.

Juno menangkap pemandangan ini dari 8.648 mil atau 13.917 di atas puncak awan dengan menggunakan kamera Juno. Gambar itu kini sedang diproses oleh citizen science Björn Jónsson dengan menggunakan data dari Juno pada 10 Juli yang mendekati planet tersebut.

“Gambar ini menawarkan penampakan warna alami dari apa yang Great Red Spot dan sekitarnya terlihat seperti pandangan manusia dari posisi Juno. Zona atmosfer yang hiruk-pikuk di dalam dan sekitar Great Red Spot terlihat jelas,” ujar NASA.

Beberapa minggu yang lalu, badan luar angkasa tersebut merilis gambar pertama dari flyby bersejarah milik probe dari Great Red Spot. Probe telah memantau permukaan Jupiter lebih dari setahun, melewati sekira 5.600 mil di atas Great Red Spot.

Tiga gambar yang pertama masih dalam keadaan mentah, dan belum diungkap oleh NASA. Saat ini badan antariksa yang berbasis di California itu sedang memproses gambar itu sendiri dan lebih banyak lagi diperkirakan akan diresmikan dalam beberapa hari mendatang.

“Setelah data JunoCam tiba di Bumi, anggota masyarakat dapat memproses gambar untuk membuatnya menjadi berwarna. Masyarakat juga membantu menentukan titik di mana planet ini akan difoto,” jelas NASA.

Para ahli telah memperkirakan bahwa pemandangan badai akan mempesona. Pengumpulan data Great Red Spot adalah bagian dari flyover Juno yang keenam di atas puncak awan misterius Jupiter.

“Badai monumental ini telah mengamuk di planet terbesar Tata Surya selama berabad-abad. Sekarang Juno dan instrumen sainsya yang menmbus awan akan menyelam untuk melihat seberapa dalam akar badai ini dan membantu kita memahami bagaimana badai raksasa ini bekerja dan apa yang membuatnya begitu istimewa,” kata Scott Bolton, penyidik utama Juno dari Southwest Research Institute di San Antonio seperti dikutip dari Daily Mail, Jumat (28/7/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini