Yuk! Intip Video Uji Coba Roket NASA Pembawa Astronot ke Mars

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Minggu 30 Juli 2017 18:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 07 30 56 1746643 yuk-intip-video-uji-coba-roket-nasa-pembawa-astronot-ke-mars-4wPQesgSTx.jpg (Foto: Techeblog)

CALIFORNIA - NASA menyiapkan misi berawak ke Mars dan badan antariksa asal Amerika Serikat itu menguji coba roket terkuat yang dinamakan RS-25. NASA menguji roket itu di sistem roket Space Launch System (SLS).

Dilansir Techeblog, Minggu (30/7/2017), tes terbaru NASA mencatatkan waktu performa mesin selama 500 detik. Tim memeriksa pengendali penerbangan sementara mesin dipacu di tempat.

Baca juga: NASA Pecahkan Misteri Objek Berkedip di Bulan

SLS akan didukung oleh total empat mesin RS-25, yang dikombinasikan dengan penguat roket padat untuk menghasilkan 8 juta pon daya dorong untuk menggerakan pesawat luar angkasa Orion ke angkasa.

Baca juga: Dari 18.300 Pelamar, 12 Astronot Ini Lolos Bidikan NASA

Orion akan diuji pada misi yang akan datang untuk mengorbit Bulan. Berikut ini merupakan video kekuatan mesin RS-25 yang diunggah ke YouTube.

Laporan yang beredar pada 15 Agustus 2015 menyebutkan, NASA telah menguji mesin RS-25 yang mengeluarkan kepulan asap tebal yang keluar dari saluran pembuangan mesin tersebut. Mesin ini dijalankan selama 535 detik.

Mesin RS-25 merupakan peningkatan dari mesin R-25, yang memiliki teknologi lebih mutakhir. Kathryn Crowe, Propulsion Engineer mengatakan bahwa R-25 merupakan 'Ferrari' dari mesin roket.

Baca juga: Canggih! Jet Supersonik Milik NASA Siap Meluncur 2021

Situs News.com mengungkapkan, penerbangan tanpa awak pertama dari SLS akan meluncur ke Bulan dan dijadwalkan pada 2018. Namun, laporan terbaru mengungkap bahwa misi itu diundur hingga 2019.

Baca juga: 3 Temuan NASA yang Menghebohkan Dunia

Sedangkan misi berawak diharapkan berlangsung pada 2021, tetapi misi ini juga mengalami pengunduran. NASA mengatakan, ada minimal 33 bulan jeda antara misi tanpa awak dan misi berawak.

NASA berencana untuk memanfaatkan SLS untuk mencapai tujuan jangka panjang dalam mengirimkan misi berawak ke Mars yang direncanakan pada 2035.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini