Nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Salip Sony, Xbox Anyar Microsoft Bakal Tumbuhkan Bisnis Perusahaan?

Lely Maulida, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017 09:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 01 326 1748085 salip-sony-xbox-anyar-microsoft-bakal-tumbuhkan-bisnis-perusahaan-QMgjLfAN70.jpg (Foto: OnMSFT)

WASHINGTON – Sepuluh tahun setelah merilis game Assasins Creed pertama di tahun 2017, Assasins Creed Origins diharapkan dapat membawa serial aksi petualangan ke pertumbuhan yang baik.

Namun, tak seperti game pertama yang ditetapkan dalam Third Crusade, entri baru tersebut benar-benar akan kembali ke Ptolemues Mesir dan mengeksplorasi asal usul konflik sekuler antara Templar dan Assassin.

Seperti diketahui, Assasins Creed adalah salah satu judul pertama yang dipamerkan dalam konferensi pers Microsoft E3 bulan Juni lalu. Ubisoft mengatakan bahwa game tersebut akan menjadi salah satu dari sedikit game yang akan ditingkatkan untuk Xbox One X musim gugur ini.

Selain game yang tak dirilis eksklusif untuk Xbox itu, CEO Ubisoft, Yves Guillemot tak memiliki apa-apa selain hal yang baik terkait konsol baru Microsoft. Ia menekankan bahwa Microsoft melakukan hal yang tepat untuk fokus pada raw power, bukan pada fitur lain seperti Kinect.

Menurutnya, konsol yang secara signifikan lebih kuat bisa membuat industri video game tumbuh.

“Kami melakukan kesepakatan dengan Microsoft terkait Assasins Creed: Origins, yang memanfaatkan keuntungan mesin dengan sangat baik. Kami sangat menyukai apa yang mereka lakukan memiliki Kinect industri mengejar lebih banyak kekuatan untuk mesin, jadi lebih banyak immersion, AI yang lebih baik, dan game yang lebih baik secara keseluruhan,” terangnya.

“Kami menyukai itu karena berarti industri akan tumbuh semakin baik pengalamannya, semakin banyak orang yang ingin memilikinya. Kami pikir itu memiliki potensi bagus. Jika Microsoft benar-benar berada di belakangnya, hal itu bisa dilakukan dengan baik,” imbuhnya.

Meski begitu, tentu saja tak semua orang akan setuju dengan Guillemot, dan beberapa analis masih berpikir bahwa Xbox One X terlalu mahal. Menurut analis, agak sulit untuk menjelaskan sebelum melihat perangkat keras baru dan semua permainan yang ada berkualitas 4K.

Bulan ini, Gamescom akan menjajal konsol baru Microsoft untuk pertama kalinya. Masih harus dilihat apakah konsol itu akan mendapatkan momentum yang baik setelah pengguna mendapatkan pengalaman dari Xbox X One. Demikian seperti dilansir On MSFT, Rabu (1/8/2017).

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini