DO YOU KNOW: Ternyata, Gajah Satu-satunya Mamalia yang Tak Bisa Lompat

Moch Prima Fauzi, Jurnalis · Rabu 02 Agustus 2017, 15:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 08 02 56 1748491 do-you-know-ternyata-gajah-satu-satunya-mamalia-yang-tak-bisa-lompat-pHXdERapnD.jpg (Foto: Huffington Post)

JAKARTA - Selain memiliki tubuh yang berukuran jumbo, telinga yang lebar, dan gading sepanjang 3 meter, gajah juga memiliki fakta unik lainnya. Ternyata hewan yang masih bersaudara dengan mammoth ini merupakan satu-satunya mamalia yang tak bisa melompat.

Mamalia sendiri merupakan jenis hewan yang menyusui dan biasanya berkembang biak melalui proses kelahiran, bukan bertelur. Namun ada pula mamalia yang tergolong dalam monotremata yang berkembang biak dengan cara bertelur. Hal ini karena selain mamalia, terdapat hewan lain juga yang ternyata berkembang biak secara melahirkan.

Sebagai hewan yang paling besar dalam kelompok mamalia, gajah memang memiliki bobot yang berat. Berat maksimal tubuh gajah dikatakan bisa mencapai 7.000 kg atau 7 ton. Namun hal ini bukanlah satu-satunya alasan mengapa gajah tak bisa melompat.

Baca juga: Waduh, Ternyata Bulan Menjauh 3,7 Cm Tiap Tahunnya dari Bumi

Berdasarkan penuturan Science Mag, Rabu (2/7/2017), gajah tak bisa melompat karena mereka tak perlu melakukan hal tersebut. Berbeda dengan hewan mamalia lainnya seperti kanguru, monyet, dan katak, gajah tak memerlukan lompatan untuk menghindari dirinya dari predator.

Hewan tersebut dapat mengamankan dirinya dengan mengandalkan ukuran tubuh atau bergantung pada kelompoknya. Sebagai informasi, gajah Afrika diketahui kerap berkelompok dengan jumlah anggota melebihi 10 ekor gajah.

Kemudian, faktor tak mungkin lainnya yakni karena rangka di tubuh gajah sendiri. Tak seperti mamalia lainnya, susunan tulang di kaki gajah semuanya mengarah ke bawah. Hal itulah yang membuat struktur di dalamnya tak memiliki daya pegas, seperti yang dimiliki mamalia lain untuk mendorong tubuhnya.

Namun sayangnya, keberadaan gajah saat ini telah mengalami penurunan populasi. Pada 2008, International Union for Conservation of Nature (IUCN) mendaftarkan gajah sebagai hewan yang terancam punah. Maraknya pemburuan gading, dan berkurangnya habitat gajah menjadi faktor penurunan populasinya.

Baca juga: Tangan Selalu Berayun saat Berjalan, Nih Penjelasannya!

Di Tanah Air, Sumatera dan Kalimantan merupakan kawasan yang paling banyak ditemukan hewan bertubuh jumbo ini. Sayangnya berdasarkan Forum Konservasi Gajah Indonesia, jumlahnya kian berkurang sejak 1992. Total Populasinya kini diperkirakan hanya 2.400 hingga 2.800 ekor di alam liar.

(kem)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini